MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Universitas Islam Makassar (UIM) bersama Yayasan Hadji Kalla, Palang Merah Indonesia dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Makassar melaksanakan vaksin massa untuk mahasiswa baru dan masyarakar umum.
Kegiatan penyambutan mahasiswa baru ini dengan vaksinasi ini dilaksanakan selama tiga hari, tanggal 1 hingga 3 September 2021 di auditorium DR KH Muhyiddin Zain, Kampus UIM yang baru.
Rektor Universitas Islam Makassar, Dr Ir Andi Majdah M Zain MSi didampingi Ketua Panitia Vaksin UIM Mahyus SE MSi mengatakan, sejak pandemik pihaknya selalu menjadi kampus yang komitmen melawan Covid-19.
Bahkan, jelas Majdah, saat melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik soal Covid-19. Penerapan protokol kesehatan juga sangat ketat di setiap event. Termasuk untum semua mahasiswa baru sebelum masa orientasi akan divaksin.
Tak hanya itu, tambah Majdah, pegawai serta dosen diwajibkan ikut vaksin. Kegiatan ini akan disaksikan Jusuf kalla , Kapolda Sulsel Irjen pol Drs Merdy Syam MSi, Walikota Makassar Danny Pomanto, Pelaksana Tugas Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno.
“Jangan percaya hoaks tentang vaksin, mari kita ajak seluruh element masyarakat, tokoh-tokoh untuk mengedukasi warga tentang pentingnya vaksin dan protokol kesehatan,” ujarnya.
Kata dia, melihat animo masyarakat soal vaksin, menandakan bahwa sudah timbul kesadaran untuk menjaga kesehatan melawan Covid—19.
“Terima kasih dokter serta nakes yang sudah berkorban jiwa dan raga, target vaksin kali ini sebanyak 1.250 orang, terdiri dari masyarakat umum, dosen beserta keluarga maupun mahasiswa dan alumni,” ujarnya.
“Animo msyarakat untuk ikut vaksin begitu tinggi, data terakhir kuota sudah hampir penuh,” tambah Majdah.
Dewan Pertimbangan IDI Kota Makassar, Prof Dr dr Idrus Paturusi menyatakan, saatnya merdeka dari penjajahan Covid-19.
“Sudah hampir dua tahun kita dijajah serta telah menelan banyak korban nyawa. Upaya kongkrit yang dilakukan menerapkan protokol kesehatan dengan 3 M. Termasuk vaksin,” ujarnya.
“Dengan melakukan vaksin, harapannya bisa terbentuk herd immunity bagi rakyat Indonesia, khususnya Sulawesi Selatan,” tambah Prof Idrus.
Ketua IDI Kota Makassar, Dokter Siswanto yang didampingi Humas IDI Kota Makassar dr Wachyudi Muchsin SH MKes memberi apresiasi kepada Kalla Group yang banyak memberi dukungan selama ini, baik program 10 ribu vaksin dan 75 ribu vaksin bersama dinas kesehatan Kota Makassar, Kodam XIV Hasanuddin, Unhas, Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulsel, FTI UMI, Das’ad Latif Chanel serta semua pihak dalam menggelar program 75 ribu vaksinasi bagi masyarakat Kota Makassar.
Kata Dokter Anto, sapaan akrabnya, vaksin massal ini bisa membantu pemerintah mencapai target vaksin 85 persen untuk warga Indonesia khusus Kota Makassar. Sehingga, semua bisa terlindungi dari dampak buruk pandemi Covid-19.
“Indonesia bisa seperti beberapa negara yang kasus kematian Covid-19 menurun drastis karena keberhasilan program vaksinasinya,” ujarnya.
“IDI Makassar mengajak seluruh masyarakat l untuk berpartisipasi dalam program vaksin ini,” tambahnya.
Ketua Satgas Covid-19 Kalla Group, Subhan Djaya mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Kalla group atas program pemerintah. Selain memberikan vaksinasi, Kalla juga aktif menggelar webinar kesehatan dengan tema vaksin dan Covid-19.
Webinar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman akurat kepada masyarakat, khususnya program vaksinasi ini.(*)
Comment