Bapenda Maros Pasang Target Pajak dan Retribusi Rp277 Miliar pada 2027

Bupati Maros dan Kepala Bapenda Maros saat Menandatangani Penetapan Target PAD 2027 di Kantor Bupati Maros.

MAROS, BERITA-SULSEL.COM – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Maros resmi menetapkan target penerimaan pajak dan retribusi yang agresif. Mereka membidik angka fantastis sebesar Rp277 miliar pada tahun 2027 mendatang.

Kepala Bapenda Maros, M Ferdiansyah, menyatakan bahwa target tersebut mengalami kenaikan signifikan. Nilainya melonjak sekitar Rp21 miliar apabila dibandingkan dengan target tahun sebelumnya yang berada di angka Rp256 miliar.

Pemerintah Kabupaten Maros tentu memiliki alasan kuat di balik penetapan angka tinggi ini. Pasalnya, dana transfer dari pemerintah pusat menunjukkan tren penyusutan dalam beberapa tahun terakhir. Selain itu, APBD Maros tercatat mengalami penurunan hingga 11,8 persen pada periode 2024 sampai 2026.

Kondisi fiskal tersebut menuntut pemerintah daerah untuk memutar otak. Oleh sebab itu, Bapenda Maros mengandalkan kemandirian daerah melalui optimalisasi potensi pendapatan asli daerah (PAD) yang sudah ada.

Guna mencapai target ambisius tersebut, Bapenda Maros menyiapkan strategi khusus. Mereka membidik potensi pajak yang selama ini belum tergarap secara maksimal oleh petugas di lapangan.

Salah satu sasaran utamanya mencakup sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di kawasan komersial strategis. Kawasan Pergudangan 88 Pattene kini masuk dalam radar utama pengawasan intensif Bapenda Maros.

Ferdiansyah menjelaskan bahwa pihaknya menemukan banyak lokasi di kawasan komersial tersebut yang belum pernah mengalami penyesuaian nilai pajak. Melalui langkah evaluasi ini, mereka optimistis penerimaan kas daerah akan terdongkrak secara optimal.

Di samping menggali potensi baru, Bapenda Maros juga mengutamakan pendekatan persuasif. Mereka secara aktif mendorong tingkat kesadaran dan kepatuhan para pelaku usaha serta masyarakat agar memenuhi kewajiban perpajakan tepat waktu.

Sekretaris Daerah Maros, Andi Davied Syamsuddin, turut memberikan dukungan penuh terhadap langkah strategis ini. Ia menilai bahwa inovasi berkelanjutan dari Bapenda Maros terbukti mampu mendongkrak target serta realisasi pendapatan secara signifikan setiap tahunnya.

Pemerintah daerah berharap seluruh elemen masyarakat dapat mendukung kebijakan ini. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan wajib pajak, kemandirian fiskal Kabupaten Maros di masa depan pasti akan terwujud dengan baik.


Comment