Pernyataan Ketua Nasdem Soal Kotak Kosong Otak Kosong Dinilai Pembodohan

BONE, BERITA-SULSEL.COM — Reaksi masyarakat muncul secara spontan ketika Ketua Nasdem, Sultani mengeluarkan pernyataan bahwa pemilih kotak kosong artinya berotak kosong, saat orasi politik kampanye akbar Tafa’dal yang dihadiri ribuan orang, Sabtu (23/6/2018) kemarin.
Tokoh pemuda sekaligus akademisi, Andi Singkeru Rukka, mengatakan itu adalah bentuk pembodohan dan menciderai kemanusiaan karena kotak kosong diatur dalam UU melalui proses yang lama dan merupakan hasil pemikiran banyak orang .
“Dari sisi etika, beliau dibanggakan sebagai tokoh mahasiswa, namun pernyataannya menciderai perasaan masyarakat. Ada pesan orang dulu yang artinya suara mewujudkan ucapan, ucapan mewujudkan tindakan dan tindakan mewujudkan mutu kemanusiaan. Beliau keliru karena ini kan calon perseorangan, disini yang dinilai cuma satu, berubah filosofi ketika muncul kotak kosong. Sebagai orang hukum saya tidak yakin dia tidak paham norma dan filosofi sebuah undang-undang” tutur Andi Singke.
Menurutnya, pemilih kotak kosong adalah masyarakat yang menggunakan nurani mereka dan secara politik pernyataan Ketua Nasdem justru akan semakin menguatkan pendukung kotak kosong.
“Kotak kosong dipilih berdasarkan nurani, tidak ada kampanye, visi misi dan tidak ada dana sama sekali” tutupnya. (eka)


Comment