LUWU, BERITA-SULSEL.COM – STIKES Mega Buana Palapo, salah satu kampus favorit yang menjadi rujukan generasi milineal melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi.
Kampus ini telah menjalani satu dekade 22 Juni 2009 – 22 Juni 2019 hadir di Palopo melaksanakan proses pembelajaran, menjalankan Tri Dharma Perguan Tinggi yakni Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat sesuai regulasi yang ada
Ketua STIKES Mega Buana Palopo, Dr Nilawati Uly S.Si Spt, M.Kes mengatakan, sejak 22 Juni 2009 pihaknya mendapat izin penyelenggaraan berdasarkan SK.Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor: 92/D/O/2009 mengelola tiga program studi.
Ketiga prodi itu, S1 Kesehatan Masyarakat, S1 Keperawatan, D4 Bidan Pendidik. Tahun 2014 diberikan ijin penyelenggaraan untuk Profesi Ners.
“Berdasarkan Keputusan Menteri Riset,Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI Nomor:324/KPT/1/2018 tentang perubahan Program Studi Bidan Pendidik menjadi Program Studi Kebidanan Program Sarjana Terapan,” ujarnya.
Tanggal 3 Oktober 2018 mendapatkan izin penyelenggaraan Prodi S1 Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan yang pertama di Indonesia bagian Timur. Semua prodi yang dikelola itu terakreditasi B dari Lam PT Kes.
Kampus ini telah menjalin kerjasama beberapa perguruan tinggi dan Rumah Sakit di Indonesia dan luar negeri di antaranya; Temple University Philadelphia-Amerika, India, Jepang, Taiwan, Korea Selatan, Thailand dan Malaysia.
Para mahasiswa tidak hanya berasal dari wilayah Sulawesi Selatan, juga dari Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Kalimantan, NTT, dan Papua.
“Alumni yang dihasilkan mencapai ribuan dan tersebar berkarier sebagai Aparatus Sipil Negara (ASN), pegawai swasta, bekerja diluar negeri seperti Arab Saudi dan Taiwan,” kata Direktur Utama RS Mega Buana, Kota Palopo
Kampus ini sejak November 2016 telah memiliki Rumah Sakit sendiri bernama RS.Mega Buana Palopo, telah bekerjasama dengan BPJS sejak 2 Mei 2017 dan Terakreditasi Utama oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit. (*)
Comment