Akses Layanan Cahaya Bone Semakin Mudah

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Cahaya Bone merupakan salah satu bisnis dari Kalla Transport dan Logistics dimana baru baru ini meluncurkan layanan pemesanan tiket Bus melalui aplikasi Traveloka dengan rute Makassar- Palu (Pulang pergi), Makassar- Pare Pare (Pulang pergi), Makassar – Bulukumba (Pulang Pergi), dan Makassar – Bone (Pulang Pergi) selama November 2019.

Kini, layanan cahaya Bone telah bisa kita nikmati dengan mudah dengan harga terjangkau serta promo menarik melalui aplikasi Traveloka.

Ada banyak fitur yang bisa mempermudah calon penumpang dengan layanan ini, diantaranya Calon penumpang bisa memilih kursi keberangkatan sendiri, pengantaran penumpang didalam kota tujuan, sampai layanan Rest Area yang terawat dan bersih.

SPV Logistic Cahaya Bone Ismail, mengungkapkan, selain mendukung digitalisasi era modern, program ini bertujuan untuk memudahkan penumpang dalam memesanan tiket keberangkatan di rute angkutan darat Cahaya Bone baik schedule reguler maupun shuttle.

“Kami berharap penumpang dapat mengefisienkan waktu dengan tidak lagi repot untuk datang membeli ke kantor pelayanan atau update waktu keberangkatan,” tuturnya, Rabu (28/11/2019).

Kata dia, untuk mengakses layanan Cahaya Bone ini caranya cukup mudah, dimulai dengan masuk ke aplikasi Traveloka lalu pilih layanan perjalanan bus dan shuttle, input lokasi awal dan kota tujuan , pilih tanggal keberangkatan, lalu akan terlihat jadwal perjalanan serta harga tiket Cahaya Bone, pilih kursi yang di inginkan, terakhir masuk proses pembayaran.

Selanjutnya beber Ismail, pihak Cahaya Bone akan menerima pemberitahuan dari Traveloka.

“Hebatnya lagi layanan ini juga didukung fitur Pay latter dari traveloka, dimana penumpang bisa membayar tiket setelah perjalanan selesai,” terangnya.

Eksistensi cahaya bone kini telah menginjak 54 tahun ditengah hadirnya beragam angkutan darat lainnya. Dengan total armada berjumlah 31 unit yang memiliki beragam kapasits hingga 38 penumpang.

Eksistensi tersebut dipertahankan dengan tidak mudah, namun berkat komitmennya yang selalu mengedepakan pelayanan terbaik bagi penumpangnya.

Seperti ketepatan waktu berangkat membuatnya jadi pilihan yang pas untuk bepergian, Armada cahaya Bone juga telah memenuhi standar eksklusif, kenyamanan dan keamanan penumpang, sehingga penumpang dapat menikmati perjalanan tanpa rasa lelah dan khawatir akan kehilangan barang.

Untuk menjaga keamanan penumpang kata Ismail, Armada Cahaya Bone pun selalu melakukan seleksi driver dan melakukan pengembangan berkala dengan mengikutkan para driver Cahaya Bone di training pengembangan setiap bulannya serta memastikan semua driver memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) B1.

Untuk diketahui juga ungkap Ismail, pihaknya berharap armada Cahaya Bone yang memiliki base di jalan Andalas No.37, Bontoala Parang, Gaddong, Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan ini dapat masuk dan eksis diseluruh layanan dan fasilitas yg mendukung kemudahan calon penumpang, dalam mendapatkan service dan informasi yg cepat dan aktual.

“Berharap di tahun 2020 dengan E-tiket dapat merebut separuh dari kontribusi tiket offline yang existing selama ini,” tutupnya. (*)


Comment