Warga Sulsel Kecurian Uang dan Barang di Hotel Mercure London Inggris

BERITA-SULSEL.COM – Dewi, warga negara Indonesia dari Provinsi Sulawesi Selatan mengalami kasus kehilangan uang dan iphone di London Inggris.  Kasus kehilangan uang dan barang tersebut terjadi terjadi di hotel Mercure London Inggris.

Kata Dewi, kasus kehilangan ini terjadi ketika dirinya tiba di London tanggal 16 Desember 2019. Setelah melakukan cek in di salah satu hotel jam 8 malam.

“Karena kecapean terbang 15 jam dari malaysia ke Inggris, saya segera naik ke kamar. Namun, tiba di kamar saya baru ingat tas ketingalan di sofa. Lalu saya turun ke bawah, namun tas sudah di taruh diloker,” ujarnya, Selasa (24/12/2019).

“Pas saya terima tasnya, handphone dan uangnya sudah hilang. Anehnya, di CCTV jelas kelihatan siapa yang menyimpan dan mengangkat tas saya ke dalam loker,” ujarnya.

“Namun, general manager hotel yang bernama Lisa Kearney melindungi dan tidak ingin memberi tahu siapa staff tersebut ketika saya tanyakan,” tambahnya.

“Pukul 6 pagi saya cek lokasi iphone saya lewat hand phone anak saya masih ada di sekitar loker, saya minta masuk di loker dan mendapatkan amplop di lantai sudah robek. Uang cash saya yang berisi dollar sudah hilang,” paparnya.

Pada hari itu juga, Dewi melapor ke polisi. Namun, kariawan yang bertugas malam itu tidak masuk.

“Hari ke 2 managernya mengelak lagi. Sedang polisi sendiri tidak bisa tangani jika tidak cukup bukti. Polisi hanya menyampaikan dari Iphone itu akan terbukti siapa pencurinya,” ujarnya.

“Yang saya kesalkan, hotel bintang 4 yang seharusnya managementnya internasional standart, bisa terjadi hal seperti ini,” kesalnya.

Dewi berharap, pihak hotel mercure yang berada di Jakarta, ikut bertanggung jawab dan membantu dalam penyelesaian masalah tersebut.

“Saya berharap pihak hotel menegur manager yang tidak professional dalam bekerja agar dipecat, sehingga kejadian ini tidak terulang lagi,” ujarnya.

Dewi berharap kedutaan besar republik Indonesia di Inggris serius dalam menjaga dan membantu masalah warga negaranya. Pasalnya, kasus seperti ini juga pernah dialami warga negara Indonesia yang berada di London Inggris. (*)

Video Perempuan dengan Uang Panai Rp500 Juta Asal Jeneponto


Comment