
SOPPENG, BERITA-SULSEL.COM – Setelah puluhan tahun hidup gelap, akhirnya masyarakat di Dusun Sekkang, Desa Mariorilau, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng dapat menikmati penerangan menggunakan listrik.
Sejak 2011 lalu, warga di tempat tersebut mengajukan permohonan ke Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rating Pajalesang untuk penerangan, namun baru disetujui. Masyarakat Dusun Sekkang selama ini menggunakan pelita sebagai alat penerang di malam hari. Mereka belum bisa menikmati lampu secara maksimal layaknya orang lain.
Program listrik masuk desa yang sejatinya diluncurkan pemerintah pusat melalui Perusahaan Listrik Negara (PLN) belum sampai kepelosok, termasuk warga di Mariorilau, Soppeng. Warga menganggap program tersebut sebatas wacana saja.
Ketua Forum Pemangku Kepentingan Soppeng, Ardi Doma mempertemukan masyarakat dengan pimpinan PLN Ranting Pajalaesang.
“Kepala Ranting Pajalesang berjanji akan memberikan layanan listrik kepada masyarakat Mariorilau. Pekerjaan akan dilakukan Desember 2016 mendatang,” ujar Idol yang juga ketua DPC PDI-P Soppeng ini, Senin, (21/11/2016).
Sementara itu, Pimpinan PLN Ranting Pajalesang, Paulus mengatakan, permohonan listrik sudah masuk sejak 2011 lalu. Namun terkendala pembebasan lahan, sehingga tak diteruskan pekerjaanya.
Baca Juga
RSUD Latemmamala Soppeng Akui Pembuatan Lahan Parkir Tanpa Papan Bicara
Ini Jawaban RSUD Latemmamala Soppeng Soal Pengadaan Lahan Larkir
Begini RSUD Latemmamala Soppeng Mainkan Proyek Parkir
“Permohonan sebelumnya ada sekitar 28 kepala keluarga, mungkin saat ini sudah bertambah menjadi kira 40 KK yang belum memiliki penerangan listrik. Namun, saat ini sudah ada warga bersedia membebaskan lahanya dan menebang sendiri pohon yang akan dilewati kabel listrik,” ujar Paulus.
Kata dia, saat ini pihaknya memprioritaskan pekerjaan Desa Mariorilau. “Desember memndatang warga sudah bisa menikmati penerangan listrik,” ujarnya. (Henrik)
Comment