
BERITA-SULSEL.COM – Pada kompetisi tahun ini , skuad Bhayangkara FC bakal didominasi pemain-pemain muda jebolan timnas Indonesia U-19 yang pernah jadi asuhan Indra Sjafri. Menanggapi susunan pemain tersebut, Indra Sjafri menyambut baik berkumpulnya 13 mantan anak asuhnya itu dalam satu klub yang sama.
“Saya bersyukur, berarti mereka bisa bermain dalam satu identitas,” kata Indra, yang kini melatih Bali United, di Kuta, Kamis, 12 Januari 2017.
Skuad lengkap Bhayangkara FC dijadwalkan mulai menjalani latihan bersama pada Jumat, 15 Januari. Mereka akan dilatih langsung oleh juru taktik asal Skotlandia, Simon McMenemy.
Di kancah sepak bola Indonesia nama McMenemy sudah tidak asing. Dia pernah beberapa kali menangani klub-klub Indonesia, di antaranya Mitra Kukar dan Pelita Bandung Raya. McMenemy juga pernah melatih timnas Filipina. Adapun klub terakhir yang dia tangani adalah tim asal Filipina, Loyola Meralco Sparks.
Terkait pelatih yang akan menangani mantan pemain asuhannya itu. Indra Sjafri tidak mau banyak menanggapi. “Saya kurang kenal pelatihnya (McMenemy),” ujarnya.
Kendati demikian, Indra tetap menilai Bhayangkara FC akan menjadi tim yang kuat. Walaupun begitu, ia menilai Bhayangkara FC dalam waktu dekat saat mengarungi kompetisi ISL 2017 akan mengalami kendala.
“Nanti SEA Games, berarti 13 pemain itu dipanggil (timnas),” tuturnya sambil tersenyum.
Enam di pemain baru jebolan timnas U-19 yang memperkuat Bhayangkara FC, yaitu Maldini Pali (gelandang), Muchlis Hadi Ning (striker), Awan Seto (kiper), Rully Destrian (kiper), Dinan Javier (striker), dan Hendra Sandi (gelandang).
Sedangkan tujuh pemain dari timnas U-19 yang lebih dulu bergabung, yaitu Evan Dimas Darmono (gelandang), Zulfiandi (gelandang), Ilham Udin Armaiyn (gelandang), Hargianto (gelandang), Sahrul Kurniawan (bek), Faturohman (bek), dan I Putu Gede Juni Antara (bek).
Comment