Perpustakaan Pemkot Palopo Dinilai Terbelakang

Perpustakaan di Palopo Dinilai Terbelakang
Perpustakaan di Palopo Dinilai Terbelakang

PALOPO, BERITA- SULSEL.COM- Perpustakaan di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, dinilai sangat terbelakang, hingga berimbas pada rendahnya minat baca masyarakat.

Penilaian tersebut dilontarkan oleh Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palopo, Abd. Jawad Nurdin, Jumat (27/1/17), pasca studi banding di perpustakaan yang ada di Kabupaten Pinrang sehari sebelumnya, serta hasil rapat dengan pihak Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar di Makassar, Jumat (27/1/17).

“Perpustakaan Palopo sangat terbelakang, ini juga berdampak terhadap rendahnya minat baca masyarakat, apalagi kalau mau dibandingkan dengan derah lainnya, seperti Pinrang dan Luwu Timur, Palopo sangat terbelakang, “ujar Jawad.

Selain itu Jawad juga mengungkapkan, bahwa anggaran perpustakaan di Palopo cukup rendah, hanya mencapai Rp600 Juta/semester atau mata anggaran, sementara anggaran perpustakaan Kabupaten Pinrang mencapai Rp1 Milliar.

“Sampai saat ini perpustakaan kita belum memiliki kendaraan roda empat dan dua untuk perpustakaan keliling, bahkan dari empat puluh delapan kelurahan yang ada di Palopo, baru satu kelurahan yang memiliki perpustakaan sendiri, yakni Kelurahan Pontap,” tambah Jawad.

Untuk mendokrak minat baca masyarakat Palopo, Komisi I DPRD Palopo bakal berupaya mendorong peningakatan kualitas perpustakaan di Palopo, termasuk mendorong peningatakan anggaran perpustakaan nantinya.

Selama ini perpustakaan umum di Palopo hanya terdapat satu unit saja, yakni Perpustakaan Umum Daerah Kota Palopo yang dikelolah langsung oleh Dinas Perpustakaan Pemkot Palopo, yang berada di Jalan Andi Jemma, Kecamatan Wara, Kota Palopo. (Zad)


Comment