PINRANG, BERITA-SULSEL.COM – Bupati Pinrang, H.A. Irwan Hamid, S.Sos, resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Pinrang. Momentum penting ini berlangsung bersamaan dengan Upacara Hari Kesadaran Nasional di Halaman Kantor Bupati Pinrang, Rabu (17/6/2026).
Pencanangan tersebut menandai mulainya pendataan menyeluruh terhadap aktivitas ekonomi di Bumi Lasinrang. Badan Pusat Statistik (BPS) bersama pemerintah daerah akan menggelar agenda nasional ini hingga akhir Agustus 2026 mendatang.
Dalam arahannya, Bupati Irwan menegaskan bahwa data yang akurat dan mutakhir menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan. Menurutnya, pemerintah tidak dapat menyusun perencanaan yang tepat sasaran dan berkelanjutan tanpa adanya basis data yang kuat.
Disiplin ASN dan Program Indonesia Asri
Sebelum membuka secara resmi pencanangan sensus, Bupati Irwan memanfaatkan momentum Upacara Hari Kesadaran Nasional untuk mengevaluasi kinerja jajarannya. Ia mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar terus meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan kerja.
Bupati Irwan menilai, kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas. Sektor pelayanan publik harus mampu menjawab harapan masyarakat yang terus berkembang dinamis.
“Oleh karena itu, ASN harus menjadikan kedisiplinan sebagai budaya kerja yang konsisten. Dengan kedisiplinan, pelayan masyarakat dapat berjalan lebih baik, lebih cepat, dan makin profesional,” ujar Bupati Irwan.
Selain masalah pelayanan, Bupati Irwan juga menyoroti keberlanjutan program “Indonesia Asri” yang sedang gencar berjalan di Kabupaten Pinrang. Program ini bertujuan membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.
Namun, ia menekankan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Keberhasilan program lingkungan ini membutuhkan keterlibatan aktif dan kepedulian dari seluruh elemen masyarakat.
Sensus Ekonomi Sebagai Kompas Kebijakan Daerah
Terkait Sensus Ekonomi 2026, Bupati Irwan menyebut agenda ini sebagai instrumen strategis untuk memotret kondisi riil perekonomian daerah. Hasil akhir dari pendataan ini akan memberikan gambaran yang transparan mengenai dinamika usaha dan ekonomi di Pinrang.
Selanjutnya, pemerintah akan menggunakan data tersebut sebagai landasan pokok dalam menyusun kebijakan pembangunan. Alhasil, program kerja pemerintah ke depan akan benar-benar menyentuh kebutuhan nyata masyarakat bawah.
“Ketika kita berbicara tentang data, maka hasil dari lapangan inilah yang menjadi dasar kuat pengambilan keputusan. Data yang akurat membantu pemerintah menyusun program yang lebih tepat sasaran sehingga memberi manfaat konkret bagi warga,” tambahnya.
Ajakan untuk Menyukseskan Pendataan
Bupati Irwan mengingatkan bahwa manfaat data sensus yang valid ini tidak hanya menguntungkan pemerintah selaku perumus kebijakan, tetapi juga berdampak langsung pada pelaku usaha dan masyarakat luas.
Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh warga serta perangkat pemerintah mulai dari tingkat desa, kelurahan, hingga kecamatan untuk memberikan dukungan penuh. Ia meminta semua pihak menyambut baik para petugas sensus yang datang ke tempat usaha atau rumah mereka.
Baginya, partisipasi aktif masyarakat merupakan kunci utama untuk menghasilkan data yang lengkap dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Sinergi semua pihak menentukan keberhasilan sensus ini. Saya sangat berharap masyarakat menerima petugas dengan tangan terbuka dan memberikan informasi yang jujur. Dengan begitu, data yang lahir benar-benar mencerminkan wajah ekonomi Kabupaten Pinrang,” pungkasnya.
Melalui kesuksesan Sensus Ekonomi 2026 ini, Pemkab Pinrang optimistis dapat memiliki basis data ekonomi yang komprehensif. Data tersebut nantinya menjadi pijakan kuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan daya saing UMKM, dan mewujudkan kesejahteraan yang merata di Kabupaten Pinrang.
Comment