Valentine, Legislator Makassar Minta Penjualan Kondom Diperketat

Hamzah Hamid
Hamzah Hamid

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Anggota DPRD Kota Makassar meminta Pemerintah Kota dan Polrestabes Makassar untuk melakukan pengawasan terhadap penjualan alat kontrasepsi atau kondom jelang perayaan Valentine yang jatuh pada Selasa, 14 Februari 2017 mendatang.

Sekretaris Komisi D Bidang Pendidikan DPRD Kota Makassar Hamzah Hamid berharap seluruh toko ritel maupun apotik memperketat penjualan kondom bagi pelajar maupun anak di bawah umur.

“Seluruh supermaket, minimarket, hingga apotek di Kota Makassar tidak seenaknya menjual kondom jelang Valentine Day,” kata Hamzah Hamid di Makassar, Sabtu (11/2/2017).

Kata dia, hal ini penting dilakukan mengingat pada tahun-tahun sebelumnya penjualan kondom meningkat drastis saat perayaan valentine. Bahkan banyak ditemukan anak dibawah umur yang membeli kondom.

Hamzah menuturkan, wujud ungkapan kasih sayang sebenarnya bisa dilakukan hanya dengan sepucuk surat antar kekasih. Belakangan, perayaan Valentine makin ekstrem.

“Yang mengherankan lagi, anak muda saat ini malah nekat mencuri dengan kekerasan hanya untuk merayakan valentine. Dan yang utama adalah pengawasan orangtua di rumah pada anaknya agar tidak ikut-ikutan yang bukan budaya bangsa kita,” kata Hamzah.

Hal senda disampaikan Anggota Komisi D DPRD Makassar, Iqbal Djalil mengatakan hari Valentine bukan budaya Bugis Makassar. Menurutnya, warga Makassar tidak perlu ikut-ikut menirukan budaya barat.

“Orang bugis mesti bangga dengan budaya adatnya. Karena apa, kebanyakan orang datang ke Makassar hanya untuk melihat budaya adat bugis. Bukan malah ikut-ikutan merayakan valentine,”kata Ustadz Ije sapaan akrab Iqbal Djalil.

Menurutnya, karena hari valentine menyasar muda-mudi. Ustadz Ije mengimbau agar para orang tua ataupun wali berperan aktif untuk menjaga anaknya agar tidak merayakan valentine.

“Bahkan di negara barat itu sudah tidak lagi hari valentine. Kok disini masih ada aja hari valentine?,” jelasnya.

Selain itu, Ustadz Ije meminta Walikota Makassar, Ramdhan Pomanto agar mengimbau warga Makassar untuk tidak merayakan valentine.

“Sebagai seorang Walikota harus menyampaikan kepada masyarakatnya untuk tidak merayakan valentine. Kalau perlu beri himbauan kepada sekolah untuk siswa yang menyelanggarakan valentine akan dikenakan sanksi tegas,”tandasnya.


Comment