Pembagian Lods di Pasar Bua Luwu Rancu

Satpol PP Pemkab Luwu, Jumat (3/3/17), meminta pedagang pasar lama di Kelurahan Sakti, untuk pindah ke pasar baru yang berada di Desa Tanah Ringella, Bua, Luwu.

LUWU, BERITA-SULSEL.COM- Pembagian lods dagangan di Pasar Tradisional Bua, Desa Tanarigella, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, yang baru selesai dibagun, berlangsung rancuh.

Sejumlah pedagang pasar lama di Kelurahan Sakti, Kecamatan Bua yang hendak direlokasi ke pasar baru oleh pihak Dinas Perdagangan dan Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Luwu, Jumat siang (3/3/17) mengaku kebingungan, dikarenakan sejumlah pedagang belum mendapatkan lods di pasar baru, sementara mereka sudah didesak untuk pindah.

Baca Juga : Dihantam Kursi oleh Kepsek, Siswa SMA Bajo Luwu tak Mau Lagi Bersekolah

“Kita tidak keberatan pindah ke pasar baru, namun sampai saat ini kami belum dapat tempat disana, jadi bagaimana nasib kami ini kedepannya, kita sudah disuruh pindah, namun tidak disediakan tempat, “ujar pedagang pasar lama, Anjas (43).

Selain Anjas, pedagang lainnya, Hasnawati (46), mengatakan dirinya sudah didata untuk mendapatkan lods di pasar baru, namun sampai saat ini belum juga terealisasi, bahkan ada pedagang lainnya terlambat didata, namun langsung mendapatkan lods.

baca Juga : Kadisdik Luwu Ancam Mutasi Oknum Guru yang Melukai Siswanya

“Nama saya sudah didaftar, tapi dilompati terus nama saya, ini yang membuat saya kecewa. Kita mau pindah, tapi belum ada tempat, “ujarnya pedagang pakaian tersebut.

Kepala Pasar Tradisional Bua, Sarif Sallihu, mengatakan jumlah keseluruhan lods tersedia di pasar baru sebanyak delapan puluh unit, namun dirinya mengakui masih ada pedagang yang belum mendapatkan tempat, dikarenakan beberapa kendala teknis, termasuk kurang validnya pendataan pedagang.

Baca Juga : 3 Pelajar SMP di Ponrang Luwu Terluka Dihajar Oknum Guru

“Pendataan yang tidak begitu bagus, nanti mereka dapat ji tempat, kami siapkan tempat di pasar baru, “kata Sarif.

Dari segi fasilitas, Pasar Tradisional Bua yang baru selesai dibagun nampaknya bermasalah, pedagang mengeluhkan tidak adanya fasilitas listrik yang tersedia, bahkan bagunan pasar masih nampak kumuh dan jorok.(zadly)


Comment