Gelar Kontes dan Karnaval, Dinas Peternakan Bone Kembali Target Masuk Rekor MURI

Gelar Kontes dan Karnaval, Dinas Peternakan Bone Kembali Target Masuk Rekor MURI

BONE, BERITA-SULSEL.COM – Kabupaten Bone boleh berbangga karena saat ini hasil produksi ternak meningkat hingga menembus angka 390 ribu populasi ternak pada akhir 2016 lalu yang tentu saja akan menghasilkan uang milyaran rupiah bagi peternak.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Bone, Drh Aris Handono, saat menggelar konferensi pers di aula Kantor Dinas Peternakan Jalan MT Haryono Kelurahan Manurungnge Kabupaten Bone, Kamis (9/3/17) sekitar pukul 10. 00 wita.

Baca Juga : Kisah Perempuan “Penunggu” Lampu Merah Taman Arung Palakka Bone

Menyambut Peringatan Hari Jadi Bone ke 687 bulan Maret mendatang, Dinas Peternakan akan menggelar kontes dan karnaval ternak pada 21 hingga 23 Maret nanti yang rencananya akan kembali masuk rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) , dengan menghadirkan sapi seberat 1,1 ton sebagai bukti keberhasilan peternak dalam menerapkan metode Inseminasi Buatan (IB).

Kontes ini rencana akan diadakan di Terminal Petta Ponggawae dengan jenis lomba diantaranya lomba sapi pejantan dewasa hasil Inseminasi Buatan, lomba sapi induk dewasa, lomba calon pejantan sapi, lomba calon induk sapi, lomba sapi bali pejantan, lomba sapi bali calon jantan, lomba sapi bali calon induk, serta lomba sapi bali betina dewasa, juga penaksiran berat badan sapi.

Baca Juga : Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan di Bone Dibawah Patung Arung Palakka

“Untuk mewujudkan Bone sehat, juga tergantung makanan yang dikonsumsi termasuk kebutuhan daging dari ternak yang sehat.Ternak tak terpengaruh cuaca sehingga tidak akan merugikan peternak. Saat ini PAD peternakan paling besar 1,1 milyar meskipun anggarannya sangat sedikit dan peternakan itu selalu over target” tutur Aris.

Tujuan kontes ini sendiri menurut Aris adalah untuk motivasi dan stimulasi peningkatan kualitas serta kuantitas produksi ternak. Selain sebagai ajang promosi dan informasi tentang usaha peternakan terutama dengan metode inseminasi buatan juga akan diberikan penghargaan terhadap peternak yang sukses dan berprestasi. (Eka)


Comment