Warga Miskin Pulau Sembilan Sinjai Terpaksa Mengangkut Jenazah Pakai Perahu Sewa

Warga Miskin Pulau Sembilan Sinjai Terpaksa Mengangkut Jenazah Pakai Perahu Sewa

SINJAI, BERITA-SULSEL.COM – Sebelum terbentuk menjadi Kecamatan Pulau Sembilan, warga sudah harus terbiasa menanggung biaya transportasi guna menyeberangkan jenazah ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sinjai ke pulau sampai saat ini.

Salah satu warga Kecamatan Pulau Sembilan yang bermukim di Desa Pulau Harapan. Zainuddin seakan tak percaya ketika anak semata wayang perempuannya Fitri (25) terkulai tak bernafas yang sengaja dibaringkan di Palka kapal berukuran kecil, warga Kabupaten Sinjai yang tergolong miskin ini ibaratkan sudah jatuh tertimpa pula.

Pasalnya, selain kehilangan putrinya, Zainuddin yang kesehariaannya hanya berpenghasilan Rp30 hingga Rp50 ribu sebagai nelayan pinggiran pulau dipaksa merogoh kocek sebesar dua juta rupiah guna memulangkan jenazah putrinya dikediamannya. Rabu, (07/06/2017).

Murlan keponakan Zainuddin mengaku kejadian seperti dialamai Zainuddin sudah terbiasa, warga yang tidak memiliki perahu pribadi harus menanggung biaya transportasi penyeberangan jenazah, sekalipun warga miskin. Hal itu ketika ada warga miskin berduka kami bahu membahu untuk meringankan beban transportasi jenazah.

“Disini kami memiliki Puskesmas, namun kinerja tim medis disini sangat jauh dari kata memuaskan. Bahkan sejak adanya pete-pete jam kerjanya seakan menurun, ironisnya ketika kecamatan di Sinjai mendapatkan mobil abulance dari pemerintah, kami (masyarakat kecamatan pulau 9) seakan tak dilirik pemerintah Kabupaten Sinjai,” tuturnya.

Fitri (25), pasien yang membutuhkan pertolongan terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Sinjai setelah dirawat beberapa jam di PKM 9 tanpa penanganan dokter, namun hanya berselang sehari diapun meninggal dunia.

Senada dengan hal itu Kepala Desa Pulau Harapan Ambo Sakka, saat dikonfirmasi awak media mengaku bantuan transportasi jenazah sudah sering kali disampaikan di Musrembang, mulai dari tingkat desa hingga kecamatan namun tak mendapat respon.

“Musrembang ditingkat desa maupun kecamatan selalu saya dengungkan wacana transportasi jenazah, hal tersebut guna meringankan beban masyarakat Kecamatan Pulau 9 yang sedang berduka, namun tidak pernah direalisasikan dari pihak pemerintah terkait,” tegas Ambo.

Kecamatan Pulau 9 sendiri, terdiri dari empat desa, adapun Daftar pemilih tetapnya kurang lebih 3.500 jiwa, sebelum menjadi Kecamatan, Pulau Sembilan mengikut di Kelurahan Balangnipa Kecamatan Sinjai Utara tahun 1990. (Syarif).


Comment