PSM Makassar Tidak Ingin Remehkan Persiba

PSM Makassar

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – PSM Makassar akan menjamu Persiba Balikpapan pada laga pekan ke-31 GO-JEK TRAVELOKA LIGA 1 2017 di Stadion Mattoanging, Makasar, Selasa (24/10/2017).

Sebagai tuan rumah Juku eja menargetkan kemenangan. Meski begitu Pelatih PSM Robert Alberts tetap mewaspadai motivasi besar Beruang Madu yang tengah berusaha bangkit setelah pekan lalu dipermalukan di depan pendukungnya oleh Barito Putra 2-1.

Selain itu posisinya yang nyaris di dasar klasemen akan menjadi motivasi untuk meraih poin di Makassar. Meski begitu Robert tetap akan mempersiapkan tim sebaik mungkin guna menghapi Iqbal Samad dan kawan-kawan.

Pelatih asal Belanda ini menyadari lawan yang dihadapi memang tim yang terancam degradasi. Dari empat laga sisa, Persiba menjadi lawan yang relatif lebih mudah. Di atas kertas, armada Robert Alberts lebih diunggulkan.

PSM saat ini berada di posisi ketiga dengan 58 poin. Poin yang sama juga dikumpulkan Bali United dan selisih satu pin dengan Bhayangkara FC, sang pemuncak klasemen sementara. Berbanding terbalik dengan Beruang Madu yang menghuni zona degradasi. Persiba berada di peringkat 17 dengan 23 poin.

Fakta lain yang membuat Pasukan Ramang lebih diunggulkan karena Persiba belum pernah meraih poin penuh pada laga ayay yang dilakoninya. Dari 15 laga tandang, anak asuh Haryadi hanya meraih dua hasil imbang. Sisanya berakhir dengan kekalahan.

Kendati demikian, Robert menegaskan pantang baginya menganggap remeh Persiba yang masih berpeluang lolos dari zona degradasi. Ia tak ingin tergelincir lagi seperti saat menghadapi Borneo FC.

“Kami harus kerja keras. Tidak boleh remehkan siapapun. Jelang akhir musim semua tim berjuang. Saya tak ingin lagi kejadian lawan borneo, terulang lagi,” tegas Robert

Pelatih asal Belanda itu tetap akan menurunkan skuad terbaiknya. Ia fokus mempersiapkan tim untuk pertandingan terdekat.

‘’Saya tak ingin memikirkan pertandingan lainnya. Pertandingan terdekat adalah pertandingan penting. Fokus satu pertandingan dulu. Saya mau semua pemain menunjukkan performa terbaik agar bisa meraih tiga poin. Lalu memikirkan pertandingan berikutnya,” katanya.

Bagi Robert, posisi PSM dan Persiba di klasemen tidak akan mempengaruhinya dalam menyiapkan tim. Ia menegaskan pemain harus tetap punya motivasi tinggi dan tidak memandang remeh lawan.

‘’Ini agar kami bisa mendapatkan hasil bagus. Saya juga tidak ingin mengomentari kondisi tim lawan. Saya tetap respek pada mereka. Karena kami sama-sama berjuang. PSM berjuang untuk juara dan mereka berjuang untuk keluar dari zona degradasi,’’ kata Robert.

Meski dalam kondisi terpuruk pelatih berusia 62 tahun ini tak ingin memandang remeh tim lawan. Ia yakin anak asuh Hariyadi ini punya motivasi besar untuk mendapat poin agar menjauh dari zona degradasi.

“Bagi saya semua sisa pertandingan tidak mudah. Persiba berada di zona degradasi. Mereka pasti ingin mencari poin,” katanya.

Kondisi Persiba memang semakin terpuruk setelah menelan kekalahan 2-3 saat menjamu Barito Putera dalam derby Kalimantan di Stadion Batakan, Balikpapan, Jumat (20/10/2017). Kehilangan poin yang membuat posisi mereka semakin tertancap di zona degradasi tak membuat Persiba kehilangan asa untuk tetap bertahan di kasta tertingi kompetisi sepakbola tanah air.

Kondisi ini tak membuat pelatih Persiba, Hariyadi, kehilangan asa untuk bisa mempertahankan tim asuhannya tetap di Liga 1. Dengan empat laga tersisa hingga akhir musim ia teap optimistis bisa bangkit.

“Kekalahan kemarin sudah kami lupakan. Evaluasi juga sudah kami lakukan. Saatnya mentapa pertadingan berikutnya. Saya yakin seluruh pemain akan termotivasi untujk meraih poin,” katanya.

Optimisme Hariyadi bukan tanpa alasan. Dari enam kemenangan yang diraih Persiba musim ini, dua di antaranya diraih dari tim kuat seperti Bali United dan Semen Padang.

Tapi Persiba harus bekerja keras menghadapi PSM yang juga tengah berjuang meraih poin penuh di empat laga sisa.


Comment