MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Ketua Umum Keluarga Mahasiswa Kota Palu (KMKP) Makassar, Dwi Putra Kurniawan menyayangkan pernyataan Walikota Palu, Hidayat dalam media online terkait pelaksanaan miss waria.
Diketahui, Walikota Palu, mewajarkan pelaksanaan miss waria didaerahnya, “Menjadi waria itu bukan keinginan mereka. Melainkan ketetapan Tuhan. Tidak ada manusia yang bisa mengubah itu. Termasuk yang bersangkutan,” ujar Hidayat dalam salah satu media online lokal Palu.
Dwi Putra Kurniawan selaku Ketua organisasi daerah kota Palu yang ada di Makassar sangat menyayangkan pernyataan orang nomor satu di kota Palu tersebut. Dirinya, mengecam keras Wakikota Palu karena telah memberi izin kegiatan miss waria.
“Kami merasa pelaksanaan lomba miss waria tersebut sangat bertentangan dengan visi misinya yakni, Palu Beradat dan Berbudaya, dilandasi Iman dan Taqwa,” tegasnya saat ditemui di salah satu Warkop di Kota Makassar, Kamis (1/2/2018).
Mahasiswa angkatan 2013 Universitas Negeri Makassar (UNM) tersbeut mengatakan, sebaiknya Walikota melarang kegiatan-kegiatan yang dapat memicu gejolak di masyarakat.
Apalagi, akhir-akhir ini memang adanya gejolak terkait Rancangan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang sampai sekarang masih dalam tahapan pembahasan.
“Sebagai organisasi daerah Palu yang ada di kota Makassar, kami akan terus melakukan diskusi terkait langkah yang akan kami ambil, sambil menunggu klarifikasi dari Pak Walikota terkait pemberitaan tersebut,” pungkasnya.
“Kami juga sementara melakukan komunikasi dengan seluruh mahasiswa kota Palu diberbagai daerah lain terkait permasalahan ini,” tutupnya.
Penulis: Taufiq Quridatullah
Comment