Hati-hati, Hal Ini yang Bisa Merusak Rahim

BERITA-SULSEL.COM – Seorang ibu yang memprogramkan kehamilan, alangkah baiknya anda harus memperhatian gaya hidup anda. Sebab, tanpa disadari, ada kemungkinan kebiasaan yang bisa berpotensi ‘merusak’ rahim, sehingga menurunkan peluang anda untuk hamil.

Jadi, bila Anda sedang mencoba untuk memiliki keturunan, coba evaluasi terlebih dulu kebiasaan Anda selama ini. Adakah kebiasaan-kebiasaan yang merusak rahim wanita, yang membuat peluang kehamilan Anda menurun? Jika ya, segera ubah gaya hidup tersebut ke gaya hidup yang lebih sehat.

Inilah yang dapat memicul kerusakan rahim

1. Konsumsi Alkohol

Konsumsi alkohol yang berlebihan diketahui dapat menurunkan angka implantasi, sehingga meningkatkan risiko keguguran spontan dan kematian janin. Peluang kehamilan pun dapat menurun hingga 50%. Konsumsi alkohol sebaiknya tidak lebih dari 2 unit per hari atau setara dengan 150 ml wine dan 500 ml bir.

2. Narkoba

Narkoba jenis mariyuana mengandung kanabis yang ternyata memiliki reseptor di struktur rahim. Kandungan ini dapat mengganggu pelepasan sel telur, perkembangan plasenta dan janin, dan dapat pula menyebabkan bayi lahir mati.

3. Merokok

Baik Anda maupun pasangan. “Sudah seharusnya Anda tidak merokok!” ujar Dr Gibbons. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa jika Anda merokok 10 batang perhari atau lebih, kesuburan Anda pasti berkurang.

“Ada bukti bahwa beberapa bahan kimia dalam asap rokok akan membunuh ovarium. Wanita yang merokok akan mengalami menopause lebih awal karena zat-zat tersebut akan membunuh sel telur mereka,” lanjut Dr Gibbons. Sedangkan pada pria, ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa merokok dapat memengaruhi konsentrasi sperma dan motilitas.

Sebuah studi menyebutkan bahwa risiko gangguan kesuburan pada wanita usia reproduksi yang merokok, 60% lebih tinggi daripada mereka yang tidak merokok. Hal ini dikonfirmasi melalui sebuah studi lain yang menemukan bahwa peluang hamil wanita yang merokok kurang dari 10 batang per hari lebih tinggi (52,2%) daripada wanita yang merokok 10 batang atau lebih per hari (34,1%).

4. Pola Makan

Pola makan yang tidak sehat seperti sering mengonsumsi makanan olahan atau siap saji, atau terbiasa mengonsumsi makanan tinggi kalori tapi miskin gizi, membuat Anda lebih rentan mengalami obesitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa angka keguguran pada wanita yang mengalami obesitas 31% lebih tinggi daripada wanita dengan berat badan normal. Risiko keguguran berulang juga lebih tinggi pada wanita dengan berat badan berlebih.

Selain memengaruhi kehamilan, obesitas juga merupakan faktor risiko terjadinya penebalan dinding rahim atau hiperplasia endometrium, yang pada gilirannya bisa memicu kanker rahim.

5. Kurang makan buah dan sayur
Menerapkan diet kaya antioksidan seperti mengonsumsi buah dan sayur dapat menetralkan radikal bebas yang memicu keguguran. Makanan-makanan ini juga memberikan asupan nutrisi yang baik pada rahim untuk dapat mempertahankan kehamilan.

6. Hubungan Badan

Melakukan hubungan intim dengan lebih dari satu pasangan akan meningkatkan risiko penyakit menular seksual. Salah satu tanda yang sering yaitu keputihan yang berbau dan gatal. Kadang juga disertai dengan rasa tidak nyaman di dalam vagina atau nyeri saat berhubungan intim.

Penyakit menular seksual dapat berlanjut menjadi penyakit radang panggul dan radang rahim (endometritis) yang selanjutnya, kedua kondisi ini dapat menyulitkan terjadinya kehamilan serta meningkatkan risiko kehamilan di luar kandungan (kehamilan ektopik). Risiko lain akibat penyakit menular seksual yaitu kanker serviks.

7. Olahraga

Olahraga memang sangat baik untuk Anda, tetapi olahraga yang terlalu berat malah akan membuat Anda susah mendapatkan kehamilan. Wanita yang terlalu keras berolahraga akan kehilangan lemak tubuh yang membantu memproduksi estrogen, yang memacu ovulasi, berolahraga cukup dilakukan 4-5 hari per minggu selama 30 menit untuk menjaga denyut jantung 120-130 denyut per menit.

Pria yang berolahraga terlalu banyak juga dapat menaikkan suhu internal dari testis yang menyebabkan sperma mati, olahraga yang terlalu over juga dapat mempengaruhi bentuk sperma, faktor utama dari infertilitas.


Comment