Senat Kawal Integritas Pemilihan Dekan FIKK

Senat Kawal Integritas Pemilihan Dekan FIKK

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM — Senat Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) memastikan seluruh tahapan pemilihan dekan berjalan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Sekretaris Senat FIKK, Dr. Fahrizal, M.Pd., menegaskan bahwa proses ini berlangsung secara sistematis, mulai dari penjaringan bakal calon hingga tahap pemilihan akhir, Sabtu (4/4/2026).

Dr. Fahrizal menjelaskan bahwa senat merancang setiap tahapan untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas. Menurutnya, proses ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan momentum strategis untuk menentukan arah kebijakan akademik dan kualitas tata kelola fakultas di masa depan.

“Kami merancang tahapan ini untuk menjunjung tinggi prinsip tata kelola perguruan tinggi yang baik. Oleh karena itu, komitmen terhadap kejujuran dan keterbukaan harus menjadi landasan utama bagi semua pihak,” ujar Dr. Fahrizal di Makassar.

Selain itu, ia memberikan penekanan khusus pada pentingnya menjaga kondusivitas dan integritas selama rangkaian proses berlangsung. Ia mengingatkan seluruh pihak agar menempatkan kepentingan institusi di atas kepentingan personal maupun kelompok guna menghindari praktik yang mencederai etika kelembagaan.

Lebih lanjut, Dr. Fahrizal memandang pemilihan ini sebagai ruang adu gagasan yang sehat dan berbasis argumentasi akademik. Ia berharap para pemilih mempertimbangkan rekam jejak serta kapasitas kepemimpinan visioner para calon secara objektif.

“Integritas personal dan visi akademik yang kuat harus menjadi pertimbangan utama, bukan pertimbangan di luar koridor akademik. Kondusivitas yang kami harapkan mencerminkan terjaganya martabat akademik fakultas,” tegasnya.

Sementara itu, senat fakultas terus berkomitmen mengawal seluruh tahapan agar berlangsung jujur dan dapat dipertanggungjawabkan. Melalui proses yang kredibel ini, FIKK berharap dapat melahirkan pemimpin yang mampu membawa fakultas menuju kemajuan berkelanjutan.

Terakhir, Dr. Fahrizal menambahkan bahwa proses ini sekaligus menjadi cerminan kedewasaan akademik sivitas FIKK. Ia meyakini bahwa pengelolaan perbedaan pandangan secara konstruktif akan memperkuat tanggung jawab kolektif terhadap masa depan fakultas.


Comment