Prof Sukardi Weda Buka TOT I UKM Maphan UNM

Prof Sukardi Weda Buka TOT I UKM Maphan UNM

Prof Sukardi Weda Buka TOT I UKM Maphan UNM

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Unit Kegiatan Mahasisiwa Peduli HIV/AIDS dan NAPZA Universitas Negeri Makassar (UKM MAPHAN UNM) melaksanakan kegiatan Training of Trainer (TOT) Jilid 1 .

TOT Jilid I diawali dengan Pembukaan kegiatan yang dilaksanakan melalui media Zoom Meeting, tanggal 1 Mei 2021. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari yakni tanggal 1-3 Mei 2021.

Kegiatan yang mengusung tema “Improve Your Skill for The Best Trainers” ini dibuka Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNM, Prof Dr Sukardi Weda SS M Hum. Pembukaan TOT ini diikuti oleh, Dewan Pembina, Pengurus dan Seluruh Anggota UKM MAPHAN.

Kegiatan TOT Jilid 1 yang dilakukan ini bertujuan untuk memperkaya wawasan dan pengetahuan anggota UKM MAPHAN dalam memberikan materi-materi seputar HIV/AIDS dan Napza dan memberikan pengalaman dalam Public Speaking.

Ketua Panitia TOT Jilid I, Nuraifa mengatakan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan wawasan dan keterampilan dalam menyuluh sehingga mampu melakukan penyuluhan di masyakarat dan mahasiswa. Kegiatan ini mengangkat tema “Improve your skill for the best trainers” .

Hal yang diharapkan setelah kegiatan ini berlangsung kemampuan pengurus meningkat baik dalam hal pemahaman materi maupun kemampuan dalam Public Speaking.

Sementara itu, Ketua Umum UKM MAPHAN UNM, Muhammad Kahfi Sofyan mengatakan, kegiatan ini merupakan program kerja yang dijalankan bidang pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan wawasan serta pengetahuan menyuluh untuk kemudian bisa menyuluh di masyarakat dan mahasiswa.

“Jadi pengetahuan yang teman-teman dapatkan di PEN-4 akan ditingkatkan lagi melalui pelatihan ini. Harapan saya, semoga peserta mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang ditanamkan pada saat TOT ini,” ujarnya.

Sementara itu, WR III UNM, Prof Dr Sukardi Weda SS MHum mengatakan, kegiatan ini sangat diperlukan dalam kehidupan di kampus dan masyarakat dikarenakan public speaking adalah bekal yang sangat penting dalam kehidupan.

“Harapannya mahasiswa dapat meningkatkan pengetahuan mengenai HIV/AIDS dan Napza agar pada penyuluhan bisa memberikan informasi yang sangat diperlukan oleh siswa, mahasiswa dan masyarakat. Intinya bagaimana bisa berkontribusi positif bagi bangsa Indonesia dikarenakan kita adalah penerus generasi bangsa ini,” ujarnya. (*)


Comment