MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Wira Bhakti Makassar mulai melaksanakan kuliah tatap muka langsung. Namun, jumlah mahasiswa dibatasi. Hanya 25 hingga 50 persen dari 40 mahasiswa setiap kelasnya.
Hal ini disampaikan Humas STIE Wira Bhakti Makassar, Muh Asri, Selasa, 14 Desember 2021. Kata dia, pemerintah masih melakukan penanganan pandemi Covid-19.
Hingga saat ini perkembangan kasus Covid-19 sudah turun cukup signifikan. Sehingga, pihaknya siap melaksanakan perkuliahan tatap muka terbatas.
Kata Asri, mahasiswa mengikuti kegiatan Pertemuan Tatap Muka (PTM) sejak akhir Oktober hingga Desember. Kegiatan kuliah luar jaringan atau luring dilaksanakan secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
“Agar proses perkuliahan tetap terlaksana secara luring, kami hanya menggunakan kapasitas ruang kuliah dengan jumlah peserta 25 hingga 50 persen saja,” ujarnya.
Kebijakan kuliah tatap muka langsung yang dilakukan secara terbatas, jelas Asri, sebagai bentuk dukungan STIE Wira Bhakti Makassar kepada pemerintah.
“Sebagai lembaga pendidikan, kami harus memberikan contoh kepada masyarakat. Proses pendidikan atau perkuliahan harus tetap berjalan dan terlaksana. Namun, penerapan protokol kesehatan jangan diabaikan, ” paparnya.
Ancaman Virus Covid-19, tambah Asri tetap ada. Apalagi, saat ini ada virus varian baru. “Jangan lengah. Prokes harus tetap dilaksanakan,” ujarnya.
Sementara itu, Humas Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Makassar, dr Wachyudi Muchsin mengatakan, waspada lebih baik. Jangan lengah, sebab mempertahankan lebih sulit daripada merebut.
“Kita tidak bisa memastikan Covid ini seperti apa besok, karena memiliki tren layaknya roller coaster dalam artian hari ini rendah, besoknya signifikan naik,” jelasnya.
Ia mencontohkan seperti kasus yang terjadi di Singapura, Malaysia, Amerika Serikat, dan Inggris.
“Kecenderungan naik, nah ini perlu dukungan semua pihak, lebih baik mencegah daripada mengobati,” jelasnya. (*)
Comment