Sambut 966 Mahasiswa Baru, FIS-H UNM Tegaskan Kampus Bebas Perpeloncoan dan Kekerasan

Sambut 966 Mahasiswa Baru, FIS-H UNM Tegaskan Kampus Bebas Perpeloncoan dan Kekerasan

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) Universitas Negeri Makassar menggelar Program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tingkat Fakultas Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan tersebut berlangsung di Pelataran Gedung Menara Pinisi, Jalan A. P. Pettarani, Kota Makassar, Sabtu (15/8/2026).

Sebanyak 966 mahasiswa baru jenjang Strata Satu (S1) mengikuti rangkaian acara sejak pukul 07.30 WITA. Para peserta menempuh studi pada 10 program studi (prodi) berbeda.

Rinciannya mencakup Prodi Ilmu Administrasi Negara sebanyak 155 orang, Ilmu Administrasi Bisnis 117 orang, dan Pendidikan Administrasi Perkantoran 117 orang. Selanjutnya, Hukum Bisnis menerima 116 orang, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 78 orang, serta Pendidikan Sosiologi 78 orang. Sementara itu, Pendidikan IPS menerima 77 orang, Pendidikan Sejarah 77 orang, Sosiologi 76 orang, dan Pendidikan Antropologi 75 orang. Seluruh mahasiswa ini meluluskan diri melalui empat jalur seleksi, yaitu SNBP, SNBT, Mandiri, dan jalur Afirmasi DIKTI.

Panitia membuka acara secara resmi pada pukul 08.00 WITA. Rangkaian pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta penyampaian doa bersama.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FIS-H UNM sekaligus Ketua Panitia, Dr. Andi Octamaya Tenriawaru, M.Pd., menyampaikan laporan pertamanya. Setelah itu, Dekan FIS-H UNM, Dr. H. Supriadi Torro, M.Si., memberikan sambutan hangat sekaligus menyapa pimpinan fakultas dan menyerahkan atribut penerimaan mahasiswa secara simbolis.

Dalam sambutannya, Dekan FIS-H UNM menekankan pentingnya pembentukan karakter bagi para penuntut ilmu baru tersebut. Oleh karena itu, pihak fakultas berkomitmen membentuk lulusan yang beretika.

“FIS-H adalah rumah bagi mahasiswa yang humanis. Kami ingin 966 mahasiswa baru ini tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki empati, toleransi, dan beretika. Jadilah sarjana yang unggul dalam bidang keilmuan, tetapi juga peduli terhadap sesama dan bangsa,” tegas Dr. H. Supriadi Torro, S.Pd., M.Si.

Senada dengan hal tersebut, Dr. Andi Octamaya Tenriawaru menegaskan bahwa pihak panitia merancang PKKMB untuk membangun rasa kekeluargaan yang erat. Sebab, kenyamanan peserta menjadi prioritas utama panitia.

“PKKMB ini kami kemas dengan nilai-nilai humanis. Tidak ada senioritas yang berlebihan, tidak ada perpeloncoan. Tujuannya agar mahasiswa baru merasa aman, nyaman, dan bangga menjadi bagian dari keluarga besar FIS-H UNM,” ujar Dr. Andi Octamaya.

Sepanjang hari, para peserta menerima materi pembekalan dari pimpinan fakultas dan pengurus lembaga kemahasiswaan. Materi tersebut meliputi profil fakultas, layanan akademik, tata kelola administrasi keuangan, hingga orientasi kemahasiswaan. Selain itu, perwakilan dari MPA TRISULA, SC Al-Furqan Komisariat FIS-H UNM, serta pengurus HMPS/HIMA turut memberikan pemaparan.

Menariknya, Tim Satgas PPKPT mengisikan materi khusus terkait pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen FIS-H UNM dalam mengimplementasikan Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024. Melalui sosialisasi ini, fakultas ingin menciptakan suasana belajar yang aman dan bebas dari intimidasi agar pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi berjalan maksimal.

Setelah menyelesaikan sesi di tingkat fakultas, peserta melanjutkan kegiatan dengan pengenalan tingkat program studi dan himpunan mahasiswa. Seluruh rangkaian PKKMB FIS-H UNM resmi berakhir pada pukul 16.30 WITA dengan lancar dan kondusif.


Comment