F1 Powerboat Danau Toba, Ajang Bergengsi Libatkan 18 Negara

Forum Merdeka Barat (FMB) 9 di Jakarta, Senin (13/2/23). Foto : ist

JAKARTA, BERITA-SULSEL.COM – Hanya dalam 23 menit, 2000 tiket F1 Powerboat ludes terjual melalui online. Ajang bergengsi yang melibatkan 18 negara di dunia ini akan digelar pada 25-26 Februari di Danau Toba, Sumatera Utara.

F1 Powerboat adalah ajang mencari kejuaraan dunia perahu motor sekelas Formula 1 yang diselenggarakan oleh Union Internationale Motonautique dan disponsori oleh H2O.

Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata InJourney, Maya Watono, mengatakan antusiasme masyarakat untuk menyaksikan secara langsung ajang balap di atas air ini sangat tinggi, karena itu pihaknya terus melakukan sejumlah persiapan termasuk terus mengupayakan penjualan tiket yang tersisa secara offline.

“Kita surprise sekali, saat buka jam 16.00 sore, jam 16.23 sold out, habis 2 ribu tiket. Nah kita akan menjual lagi secara offline di Bukit Pahoda, yang itu adalah bukit yang luar biasa cantik view-nya,” beber Maya dalam diskusi during yang diadakan oleh Forum Merdeka Barat (FMB) 9 di Jakarta, Senin (13/2/23).

“Jadi kita bisa lihat seluruh rest area lalu kita memasang layar LED. Ada juga hiburan musik dengan artis nasional, seperti Judika Sihotang, Lea Simanjuntak dan Viky Sianipar. Tidak ketinggalan kios UMKM, sehingga jadi sangat menarik,” ujarnya.

“Mungkin jalan sedikitlah, ya naik bukit, sampai ke bukit itu kita akan jual tiket offline. Dari mulai tanggal 15 Februari di Balige juga dibuka untuk pertambahan titik penonton,” tambahnya.

Maya menambahkan, penonton yang akan menyaksikan secara langsung F1 Powerboat Danau Toba ini datang dari berbagai daerah di Indonesia. Untuk menfasilitasi dan memudahkan mereka, pihak InJourney telah bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata membangun sejumlah infrastruktur dan sarana penunjang seperti bandara, homestay dan sebagainya.

“Keuntungan buka secara online adalah kita bisa memetakan, ya darimana saja dan ini ternyata memang banyak sekali yang ingin, terutama ingin pulang kampung, kembali melihat Danau Toba. Jadi dari Jabedetabek pun cukup besar minatnya, dari Sumatera dan dari berbagai daerah,” lanjutnya.

Maya mengaku bekerja sama dengan Kemenparekraf dan berbagai pihak mempersiapkan sejumlah fasilitas penunjang, seperti di Bandara Silangit yang letaknya 30 menit dari race vanue. Dari Kualanamu, juga sudah banyak sekali Connecting Fly.

“Jelang hari H akan sangat padat, jadi dari tanggal 21-22 jumlah penerbangan akan di tambah untuk ke Bandara Kualanamu dan juga Bandara Silangit,” kata Maya.

Antisiapasi Cuaca Ekstrim

Sementara itu untuk mengantisipasi cuaca ekstrim selama pergelaran F1 Powerboat, Maya mengatakan telah melakukan modifikasi cuaca khususnya untuk tanggal 25-26.

“Kita sudah mempelajari, makanya kita bikin race ini di jam 3. Kurang lebih jam 3 itu biasanya terang, tidak terlalu panas, tidak terlalu silau. Jadi kita sudah perhatikan ini saat dilakukan homologasi. Homologasi itu tidak seperti di darat, ya. Kalau di darat kita cek aspal ya. Ini kita cek sampai ke danaunya dengan sonar untuk mempertimbangkan kapan kita akan race, dan itu akan dipilih di jam 3 siang”, jelas Maya.

Sementara untuk kesiapan akomodasi medis, telah disediakan area akomodasi medis dan Chief Medical Officer yang sudah lengkap.

“Kita sudah lengkap sekali, di Kawasan Pelabuhan Napitupulu sudah disiapkan Medical Center, Evacuation Medic dan lain sebagainya, dengan Chief Medical Officer yang a since of the day,” tutupnya. (eka)


Comment