MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus berupaya mempercepat rehabilitasi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar yang terbakar. Seluruh dokumen teknis yang dibutuhkan sudah diserahkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mendapatkan bantuan anggaran.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar, Zuhaelsi Zubir, membenarkan bahwa dokumen-dokumen pendukung sudah dikirim, termasuk as built drawing, spesifikasi teknis, dan detail engineering design (DED). Kelengkapan ini penting agar pemerintah pusat bisa memiliki data yang lengkap mengenai kondisi fisik bangunan.
“Kami sudah menyiapkan beberapa dokumen teknis sebagai pendukung surat permohonan rehabilitasi kerusakan gedung DPRD Makassar ke Kementerian PU. Semua dokumen itu sudah diterima di kementerian,” ujar Zuhaelsi, Minggu (14/09).
Zuhaelsi mengungkapkan bahwa estimasi awal anggaran untuk rehabilitasi mencapai Rp375 miliar. Namun, angka ini masih merupakan kalkulasi teknis awal dan bisa berubah setelah dilakukan pembahasan lebih lanjut dengan pemerintah pusat.
Menunggu Survei Tim Pusat
Meskipun dokumen sudah diterima, kepastian rencana pembangunan ulang gedung DPRD Makassar masih harus menunggu hasil survei dari tim Kementerian PUPR. Tim tersebut akan menilai langsung kondisi struktur bangunan, apakah masih layak diperbaiki atau harus dirobohkan total.
“Kami menunggu tim pusat survei kondisi struktur bangunan, yang mana layak dipertahankan dan yang mana tidak atau dirobohkan,” jelasnya.
Saat ini, fokus utama Pemkot adalah memastikan bantuan anggaran dari pemerintah pusat segera cair. Hal ini menjadi kunci agar proses rehabilitasi bisa segera direalisasikan.
Bantuan Dana Darurat Rp900 Miliar dari Pusat
Sebelumnya, pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR telah menyiapkan alokasi dana darurat sebesar Rp900 miliar untuk membangun kembali gedung-gedung DPRD dan fasilitas umum lainnya yang terdampak demonstrasi di seluruh Indonesia.
Anggota DPR RI Fraksi PKS, Meity Rahmatia, menyatakan bahwa ia secara khusus meminta agar Makassar tidak luput dari perhatian, mengingat gedung DPRD Kota dan Provinsi Sulsel mengalami kerusakan parah.
“Saya meneriakkan, tolong Pak Menteri bantu Sulawesi Selatan dan Makassar dianggarkan Rp900 miliar. Insyaallah akan diganti gedung DPRD Kota Makassar, dan semoga cepat direalisasikan,” tegas Meity saat acara Musda PKS Kota Makassar, Minggu (07/09).
Meity juga menambahkan bahwa DPRD Provinsi Sulsel dan DPRD Kota Makassar sudah diminta untuk segera melengkapi berkas teknis yang diperlukan agar dana bisa segera dicairkan.
Comment