Buku “Hitam Itu Bukan Sekadar Warna” Karya Dokter Koboi Makassar Resmi Rilis di Malaysia

Buku "Hitam Itu Bukan Sekadar Warna" Karya Dokter Koboi Makassar Resmi Rilis di Malaysia

KUALA LUMPUR, BERITA-SULSEL.COM — Tokoh muda penggerak literasi asal Makassar, dr. Wachyudi Muchsin, SH., M.Kes., C.Med., kembali mengukir prestasi di panggung internasional.

Alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (UMI) yang akrab dengan julukan “Dokter Koboi” ini resmi meluncurkan karya terbarunya, “Hitam Itu Bukan Sekadar Warna: Rahasia Psikologi Kepribadian di Balik Mereka yang Mencintai Hitam”, di Malaysia.

Peluncuran buku bertema psikologi populer ini menjadi langkah strategis untuk memperluas pengaruh literasi Indonesia di kawasan Asia Tenggara. Terlebih lagi, sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir memberikan dukungan langsung dalam agenda internasional tersebut.

Beberapa tokoh penting yang menyaksikan peluncuran ini antara lain Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) Prof. Dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Wakil Menteri Tenaga Kerja RI Afriansyah Noor, serta Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif. Selain itu, hadir pula Ketua Dharma Wanita Persatuan BPOM RI dr. Elfi Wardaningsih dan Tim Ahli Kepala BPOM RI Dr. Andi Armyn Nurdin.

Inspirasi dari Gaya Hidup Otentik

Buku ini merupakan karya kelima dari dr. Wachyudi Muchsin. Saat ini, pria kelahiran Makassar tersebut mengemban amanah di tingkat nasional sebagai Staf Khusus Kepala BPOM RI. Di samping aktif sebagai dokter yang merakyat, akademisi, dan aktivis kemanusiaan, ia juga terkenal sebagai penggagas Gerakan Makassar Gemar Membaca (GMGM) sejak tahun 2005.

Masyarakat mengenal Dokter Koboi lewat penampilannya yang unik karena selalu mengenakan pakaian hitam dalam berbagai aktivitas publik. Selanjutnya, gaya khas itulah yang menginspirasi lahirnya buku ini. Karya tersebut mengulas tuntas filosofi dan makna psikologis warna hitam sebagai simbol keteguhan, kemandirian, ketenangan, hingga kedalaman berpikir seseorang.

Wakil Menteri Tenaga Kerja RI, Afriansyah Noor, memberikan pujian tinggi saat menyampaikan sambutannya. Ia menilai dr. Wachyudi sebagai sosok muda kreatif yang sukses memadukan dunia kesehatan, literasi, dan pendekatan humanis.

“Dokter Koboi bukan hanya seorang praktisi kesehatan, tetapi juga figur literasi yang mampu membaca fenomena sosial dengan pendekatan sederhana namun bermakna mendalam. Buku ini memperlihatkan bagaimana pemikiran kreatif anak bangsa bisa diterima di tingkat regional,” ujar Afriansyah.

Apresiasi dari Kepala BPOM RI

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPOM RI Prof. Dr. Taruna Ikrar juga mengapresiasi konsistensi Dokter Koboi. Ia kagum karena sang dokter tetap produktif menulis di tengah kesibukan dinas yang padat.

“Dokter Koboi adalah pribadi yang konsisten membangun literasi dengan gaya khas dan autentik. Buku ini menjadi bukti bahwa kreativitas, keberanian berpikir, dan konsistensi dapat melahirkan karya yang memiliki daya tarik internasional,” tutur Taruna Ikrar.

Sementara itu, dr. Wachyudi Muchsin menjelaskan bahwa ia menulis buku ini berdasarkan pengamatan panjang terhadap fenomena psikologi warna dalam kehidupan sosial. Menurutnya, pilihan warna baju atau properti sering kali mencerminkan kondisi emosional dan karakter dasar manusia.

“Kami ingin mengajak masyarakat memahami bahwa warna bukan hanya soal estetika, tetapi juga refleksi psikologis. Di balik warna hitam, ada filosofi keteguhan dan kekuatan karakter yang sering kali tidak kita sadari,” jelas Wachyudi.

Melalui peluncuran internasional ini, dr. Wachyudi berharap bisa memperkuat kolaborasi budaya dan intelektual antara Indonesia dan Malaysia. Saat ini, masyarakat dan pembaca di kedua negara sudah bisa mendapatkan buku “Hitam Itu Bukan Sekadar Warna” secara online melalui platform Gramedia Digital dan Shopee.


Comment