72 Pelajar Terbaik Siap Mengemban Tugas Paskibraka Maros 2026

Para pelajar SMA sederajat di Kabupaten Maros mengikuti rangkaian seleksi fisik dan parade penentuan akhir Paskibraka Maros 2026.

MAROS, BERITA-SULSEL.COM – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Maros akhirnya menuntaskan seluruh rangkaian seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat kabupaten. Setelah melalui berbagai tahapan penilaian yang sangat kompetitif, sebanyak 72 pelajar sekolah menengah atas (SMA) sederajat resmi terpilih untuk mengemban tugas mulia pada upacara kemerdekaan mendatang.

Proses penyaringan tahun ini berlangsung sangat objektif dan transparan dengan memanfaatkan sistem penilaian terintegrasi. Langkah ketat tersebut bertujuan untuk menjaring putra-putri terbaik daerah yang memiliki ketahanan fisik prima sekaligus mental ideologi yang kokoh.

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Maros, Elvianoni, menjelaskan bahwa antusiasme pelajar Maros untuk bergabung dalam korps Paskibraka sangat tinggi. Namun, tim seleksi harus menerapkan standar kelulusan yang tinggi guna menjaga kualitas formasi pasukan.

Dua Utusan Terbaik Melaju ke Tingkat Provinsi

Elvianoni memerinci bahwa formasi akhir Paskibraka Maros 2026 ini terdiri atas 36 putra dan 36 putri. Selain menetapkan kuota untuk tingkat kabupaten, proses seleksi kali ini juga berhasil mengutus perwakilan berprestasi ke tingkat yang lebih tinggi.

“Kami meloloskan dua pelajar terbaik Maros untuk bertugas di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Mereka adalah perwakilan dari SMA Negeri 1 Maros dan SMK Negeri 1 Maros,” ujar Elvianoni saat memberikan keterangan resmi kepada media pada Kamis (25/6/2026).

Selanjutnya, ia menambahkan bahwa seluruh peserta yang terpilih telah melewati uji kompetensi yang menyeluruh. Mulai dari tes wawasan kebangsaan (TWK), tes inteligensia umum (TIU), kesamaptaan fisik, hingga pemeriksaan kesehatan dasar dan psikologi.

Tahapan Karantina dan Latihan Pusat Menanti Peserta

Meskipun telah mengantongi tiket kelulusan, perjuangan para anggota Paskibraka baru saja dimulai. Kesbangpol Maros kini tengah mematangkan jadwal latihan terpusat yang akan melibatkan instruktur profesional dari unsur TNI, Polri, serta purna-Paskibraka Indonesia (PPI).

Pihak panitia berencana memulai pemusatan latihan pada pertengahan bulan Juli mendatang. Melalui program karantina tersebut, para peserta akan mendapatkan pembekalan intensif mengenai teknik baris-berbaris formal, formasi pengibaran, hingga penguatan karakter kepemimpinan.

“Kami berharap para peserta tetap menjaga kondisi kesehatan mereka secara mandiri sebelum memasuki masa karantina. Pasalnya, tugas mengibarkan bendera pusaka pada 17 Agustus nanti menuntut konsentrasi tinggi dan stamina yang luar biasa,” imbuh Elvianoni secara optimis.

Apresiasi dari Pemerintah Daerah

Secara terpisah, Bupati Maros AS Chaidir Syam memberikan ucapan selamat yang hangat kepada 72 pelajar yang berhasil lolos. Menurutnya, menjadi bagian dari Paskibraka merupakan sebuah kehormatan besar sekaligus ruang pembentukan generasi muda yang cinta tanah air.

Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk memfasilitasi seluruh kebutuhan akomodasi dan logistik peserta selama masa pendidikan berlangsung. Chaidir berharap momentum ini dapat memacu semangat para pelajar Maros agar terus mengukir prestasi positif dan menjauhi segala bentuk kenakalan remaja.


Comment