Sejarah di Kereta Cepat Beijing–Jinan, Taruna Ikrar Raih Penghargaan Rekor Indonesia–Dunia

Kepala BPOM RI, Prof. Dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., menunjukkan piagam penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia–Dunia usai meluncurkan dua bukunya di atas kereta cepat rute Beijing–Jinan.

JAKARTA, BERITA-SULSEL.COM — Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Prof. Dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., kembali mengukir prestasi gemilang di tingkat internasional. Kali ini, ia mencatatkan sejarah baru dengan meluncurkan dua karya tulisnya di atas kereta cepat rute Beijing–Jinan, Republik Rakyat Tiongkok.

Atas pencapaian langka tersebut, Lembaga Prestasi Indonesia–Dunia (LEPRID) memberikan penghargaan resmi kepada Taruna Ikrar. Lembaga ini menetapkannya sebagai Insan Indonesia Pertama yang berhasil meluncurkan dua buku sekaligus di atas transportasi berkecepatan tinggi tersebut. Penghargaan resmi berstempel LEPRID ini ditandatangani langsung oleh Paulus Pangka.

Adapun dua buku karya Taruna Ikrar yang meluncur di jalur kereta cepat tersebut berjudul “Dua Tahun Saujana Bhakti Taruna Ikrar” dan “Neuroleadership”. Kedua karya intelektual ini merangkum gagasan besar sang akademisi mengenai pengabdian, rekam jejak kepemimpinan, serta strategi pengembangan sumber daya manusia berbasis sains modern.

Secara rinci, buku Dua Tahun Saujana Bhakti Taruna Ikrar mengulas perjalanan dedikasi dan rekam jejak kepemimpinannya dalam mengabdi kepada bangsa. Sementara itu, buku Neuroleadership menghadirkan sudut pandang baru yang menghubungkan antara ilmu saraf (neuroscience), pola perilaku manusia, dan pengambilan keputusan strategis.

Selanjutnya, aksi literasi ini bukan hanya sebatas seremoni biasa. Momen meluncurkan karya tulis di tengah perjalanan moda transportasi canggih Tiongkok tersebut menyimbolkan kecepatan inovasi, akselerasi ilmu pengetahuan, serta pentingnya kepemimpinan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Selain itu, prestasi ini membuktikan bahwa insan Indonesia mampu memperkenalkan karya intelektual melalui ruang-ruang yang tak konvensional. Bahkan, ruang publik dalam perjalanan internasional sekalipun dapat menjadi panggung untuk menebarkan literasi bernilai tinggi.

Melalui perjalanan dari Beijing menuju Jinan ini, Taruna Ikrar tidak sekadar meluncurkan dua buku dan mencetak rekor baru. Lebih dari itu, ia mengirimkan pesan kuat bahwa karya dan pemikiran anak bangsa sanggup melaju cepat melampaui batas-batas geografis dunia.


Comment