Ketua DPRD Sulsel Dorong UMKM Sulsel Tembus Pasar Haji dan Umrah

Rachmatika Dewi Hadiri Sulsel Expo 2026, Dorong UMKM Masuk Pasar Haji dan Umrah

GOWA, BERITA-SULSEL.COM — Ketua DPRD Sulawesi Selatan, A. Rachmatika Dewi, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan potensi ekonomi haji dan umrah untuk memperluas pasar serta meningkatkan daya saing produk lokal.

Menurutnya, Sulsel Expo UMKM dan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah 2026 menjadi momentum strategis untuk menghubungkan produk unggulan daerah dengan kebutuhan jemaah haji dan umrah.

Rachmatika menyampaikan hal tersebut saat menghadiri pembukaan Sulsel Expo 2026 di Lapangan Sultan Hasanuddin, Kabupaten Gowa, Sabtu malam (17/10/2026).

Ia menilai, kegiatan ini bukan sekadar ajang promosi produk. Lebih dari itu, expo tersebut membuka peluang bagi pelaku usaha untuk membangun jaringan pemasaran, menjajaki kemitraan, dan memasuki rantai pasok kebutuhan jemaah.

UMKM Sulsel Punya Peluang di Pasar Haji dan Umrah

Potensi ekonomi haji dan umrah mencakup berbagai sektor usaha. Mulai dari kuliner, fesyen muslim, kerajinan, hingga produk dan layanan pendukung kebutuhan jemaah.

Karena itu, pelaku UMKM Sulawesi Selatan perlu memanfaatkan peluang tersebut secara maksimal. Dengan strategi pemasaran yang tepat, produk lokal berpeluang menjangkau konsumen yang lebih luas, termasuk melalui kemitraan dengan penyedia layanan haji dan umrah.

Namun, peluang pasar yang besar harus diimbangi kesiapan pelaku usaha. UMKM perlu menjaga kualitas produk, meningkatkan inovasi, memenuhi standar pasar, serta memastikan kapasitas produksi dan ketersediaan barang secara berkelanjutan.

Selain itu, dukungan pemerintah dan pemangku kepentingan sangat penting untuk memperluas akses pemasaran. Melalui pembinaan, promosi, dan kemitraan bisnis, UMKM dapat meningkatkan daya saing sekaligus memperkuat posisi produk lokal di tengah persaingan pasar.

Sulsel Expo Harus Beri Dampak Ekonomi Nyata

Sulsel Expo 2026 juga membuka ruang kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan untuk mengembangkan potensi ekonomi daerah.

Kolaborasi tersebut perlu menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat. Sebab, keberhasilan pengembangan UMKM tidak cukup diukur dari keikutsertaan dalam pameran, tetapi juga dari terbukanya akses pasar, tumbuhnya transaksi, dan berlanjutnya kerja sama bisnis setelah kegiatan berakhir.

Oleh karena itu, peluang yang muncul melalui Sulsel Expo perlu ditindaklanjuti dengan langkah konkret. Pemerintah dan mitra usaha dapat mendorong produk lokal agar memenuhi kebutuhan pasar haji dan umrah secara konsisten.

Di sisi lain, pelaku UMKM juga perlu memperkuat promosi digital agar produk mereka lebih mudah dikenal calon pembeli. Strategi ini dapat membantu usaha lokal memperluas jangkauan pemasaran sekaligus membuka peluang kemitraan baru.

Bagi Sulawesi Selatan, penguatan ekosistem ekonomi haji dan umrah berpotensi menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru. Selain meningkatkan penjualan, keterlibatan UMKM juga dapat membuka kesempatan kerja dan memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Kehadiran Rachmatika Dewi dalam Sulsel Expo 2026 menjadi bagian dari dukungan DPRD Sulawesi Selatan terhadap pengembangan UMKM dan perluasan akses pasar produk daerah.

Melalui momentum ini, UMKM Sulsel diharapkan mampu meningkatkan kualitas usaha, memperkuat kemitraan, dan mengambil bagian lebih besar dalam rantai pasok kebutuhan haji dan umrah. Dengan demikian, potensi ekonomi tersebut dapat berkembang menjadi peluang usaha berkelanjutan bagi masyarakat Sulawesi Selatan.


Comment