GOWA, BERITA-SULSEL.COM — Masyarakat harus lebih teliti sebelum membeli obat dan kosmetik yang beredar di pasaran. Oleh karena itu, jaminan halal dan aman (halal dan toyyib) menjadi syarat mutlak untuk melindungi kesehatan konsumen.
Guna memperkuat kesadaran tersebut, Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UIN Alauddin Makassar menggandeng Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Makassar. Kedua lembaga ini menggelar sesi talkshow edukatif dalam ajang Halal Fair 2026 di Kampus UIN Alauddin Makassar, Samata, Kabupaten Gowa.
melalui sinergi ini, LPH UIN Alauddin menjalankan peran memeriksa kehalalan produk sesuai syariat Islam. Sementara itu, BBPOM di Makassar mengawasi aspek keamanan, mutu, serta khasiat dari produk obat dan kosmetik yang beredar.
Solusi Cerdas Mencegah Risiko Produk Bahaya
Dalam kegiatan tersebut, PFM Ahli Madya BBPOM di Makassar, Ahmad Lalo, hadir sebagai narasumber utama. Ia membocorkan langkah praktis agar masyarakat terhindar dari bahaya produk ilegal atau palsu.
Ahmad Lalo menegaskan bahwa masyarakat wajib menerapkan Cek KLIK sebelum memutuskan untuk membeli atau mengonsumsi produk apa pun.
“Masyarakat perlu membiasakan Cek KLIK: Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin Edar, dan Cek Kedaluwarsa. Langkah sederhana ini ampuh meminimalkan risiko akibat penggunaan produk yang salah,” ujar Ahmad Lalo di hadapan para peserta.
Selain itu, ia juga merincikan empat langkah Cek KLIK yang mudah diterapkan sehari-hari:
-
Cek Kemasan: Pastikan wadah atau pembungkus produk dalam kondisi utuh dan tidak rusak.
-
Cek Label: Baca seluruh informasi pada kemasan dengan cermat.
-
Cek Izin Edar: Pastikan produk sudah mengantongi izin resmi dari BPOM.
-
Cek Kedaluwarsa: Periksa tanggal batas aman penggunaan produk.
Waspadai Klaim Berlebihan di Media Sosial
Selanjutnya, Ahmad Lalo juga mengingatkan warga agar tidak mudah tergiur oleh promosi manis para penjual. Saat ini, banyak produsen menyebarkan klaim manfaat yang berlebihan, baik melalui toko fisik maupun platform media sosial.
Oleh sebab itu, masyarakat harus bersikap kritis sebelum bertransaksi. Kehadiran izin edar BPOM menjadi bukti nyata bahwa pemerintah telah mengevaluasi keamanan, khasiat, dan kualitas produk tersebut.
Akhirnya, kolaborasi antara LPH UIN Alauddin dan BBPOM Makassar ini membuktikan bahwa memilih produk tidak cukup hanya melihat harga murah atau hasil yang instan. Sebaliknya, masyarakat juga harus memastikan kehalalan, keamanan, dan mutu produk secara menyeluruh.
Melalui edukasi Cek KLIK dan pemahaman prinsip halal-toyyib, BBPOM di Makassar terus mendorong lahirnya konsumen yang cerdas, kritis, serta berdaya demi melindungi keluarga dari bahaya obat dan kosmetik berbahaya.
Comment