
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Mantan Ketua DPD PAN Makassar dua periode, Busrah Abdullah berang dengan komentar Wakil Ketua DPW PAN Sulsel Usman Lonta dibeberapa media beberapa waktu lalu yang menyebut dirinya seperti Nagabonar diturunkan pangkatnya dari jendral menjadi mayor.
Untuk itu, Busrah menantang Usman Lonta untuk menggelar debat di media terkait prestasi dan kinerja di partai berlambang matahari itu.
“Saya tidak terima digambarkan seperti Nagabonar, untuk itu saya menantang Usman Lonta debat terbuka di media,” jelas Busrah kepada wartawan, Kamis, (17/11/2016).
Menurutnya, sebagai pimpinan partai dan wakil rakyat, pernyataan Usman tersebut sangat tidak elok. Apalagi, pihaknya tak pernah bicara soal ancaman hengkang dari PAN jika tak terpilih sebagai ketua untuk periode ketiga.
“Saya tak pernah berkomentar di media, kenapa issunya seperti itu, ada tanggapan Usman yang menyindir, kayaknya sengaja saya dipancing pancing,” ucapnya.
Busrah menambahkan, jika ingin bicara prestasi, Usman belum ada apa-apanya. Busrah mengaku sebagai salah satu pendiri partai yang memiliki prestasi dua periode menjadi ketua, pernah menjabat wakil ketua DPRD Makasar dan plt ketua. Selain itu, dirinya juga pernah menjadi calon wakil walikota Makassar.
“Kalau Usman apanya yang mau dibanggakan, saya juga tak ingin DPW mengganggap saya sebagai bawahan,” berangnya
Tak hanya itu, posisi Usman di DPW sebagai wakil ketua pengkaderan belum jelas kerjanya. “Mana pengkaderan yang sudah dilakukan Usman,” ungkap Busrah. (ram)
Comment