Sinergi Mahasiswa Unhas dan Warga Lonjoboko Gowa: Gelar Minggu Bersih hingga Evakuasi Sisa Longsor

Aksi gotong royong mahasiswa PPK Ormawa SPACE FT-UH bersama warga saat membersihkan sisa material longsor di Dusun Galesong, Desa Lonjoboko, Gowa.

GOWA, BERITA-SULSEL.COM — Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali bergelora di Kabupaten Gowa. Tim PPK Ormawa SPACE FT-UH (Tim Lontara) berkolaborasi dengan Pemerintah Desa dan masyarakat Desa Lonjoboko untuk menggelar aksi Minggu Bersih di Dusun Bontoloe, Minggu (5/7/2026).

Sejak pagi hari, warga bersama para mahasiswa bahu-membahu membersihkan kantor desa dan area sekitarnya. Tempat ini sengaja menjadi fokus utama karena berfungsi sebagai pusat aktivitas masyarakat. Selanjutnya, keterlibatan aktif mahasiswa Teknik Unhas ini membuktikan komitmen nyata mereka dalam mengabdi dan membangun kedekatan dengan warga setempat.

Setelah menyelesaikan agenda Minggu Bersih, mereka segera bergeser ke Dusun Galesong. Di lokasi tersebut, tim gabungan langsung melanjutkan aksi gotong royong untuk membersihkan material sisa longsor yang sempat menutupi sebagian badan jalan.

Langkah cepat ini lahir dari inisiatif warga yang mendapatkan dukungan penuh dari Kepala Dusun Galesong, Bhabinkamtibmas, serta para mahasiswa. Melalui pembersihan ini, akses jalan kini menjadi lebih aman bagi para pengendara yang melintas.

Selama proses evakuasi material, anggota Tim PPK Ormawa SPACE FT-UH membagi tugas secara efisien. Sebagian mahasiswa ikut mengangkat sisa tanah dan sampah, sementara sebagian lainnya membantu mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi. Pembagian peran yang matang ini berhasil menjaga kelancaran gotong royong sekaligus menjamin keselamatan pengguna jalan.

Kolaborasi apik antara perguruan tinggi, pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat ini menjadi bukti nyata kekuatan sinergi lokal. Selain menjaga kebersihan, aksi bersama ini juga ampuh meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana alam.

Ketua Tim PPK Ormawa SPACE FT-UH 2026, Andi Khusnul Rijal R., menegaskan bahwa turun langsung ke lapangan merupakan pilar penting dari program pengabdian mereka.

“Penanganan persoalan lingkungan dan kebencanaan akan jauh lebih efektif apabila kita melakukannya secara kolaboratif dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat,” ujar Andi Khusnul.

Oleh karena itu, Andi berharap kegiatan interaktif seperti ini dapat terus memperkuat kemitraan mereka. Dengan demikian, cita-cita untuk mewujudkan Desa Lonjoboko yang bersih, tangguh, dan tanggap bencana dapat segera tercapai.


Comment