
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Jika ingin kehidupan berberkah, bagaimana memperoleh keberkahan, tentunya harus memenuhi syarat-syarat syariah diperolehnya harta, Sehingga ketika ini dicapai, segala aktivitas, usaha, dan perusahaan menjadi berkah, karena bebas dari riba di Auditorium KH Muhyiddin Zain UIM, Jalan Perintis Kemerdekaan Km 9, Sabtu (22/7/2017).
Kegiatan ini dilaksanakan Yayasan Indonesia Bebas Riba, Komunitas Bebas Riba Makassar kerja sama Universitas Islam Makassar.
Hal ini disampaikan Rektor Universitas Islam Makassar Majdah M Zain membuka secara resmi Seminar Nasional yang bertema “Temukan Solusi Hidup Berkah Bebas Riba”
“Begitu pentingnya menjauhi riba, Nabi Muhammad Saw menggambarkan pelaku riba, tidak ada seorangpun yang melakukan praktek riba, kecuali akhir dari urusannya adalah hartanya menjadi sedikit tidak berkah,” ujarnya.
Setiap manusia, kata Majdah, tidak terlepas dari hutang piutan, namun sebagai manusia harus memahami tata cara hutang piutang menurut Islam.
“Kami juga sangat mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai wujud kepedulian UIM kepada masyarakat agar terhindar dari riba,” ujarnya.
Seminar Nasional ini rencananya akan dibawakan beberapa pemateri, diantaranya utusan Majelis Ulama Indonesia Sulawesi Selatan, Wakil Rektor I UIM Arfin Hamid yang juga guru besar bidang Ekonomi Syariah, Budi Damhudi dari Yayasan Indonesia Bebas Riba, tak hanya itu kegiatan ini dihadiri oleh para pengusaha, pimpinan bank, dan utusan takmir masjid di Makassar. (And)
Comment