GOWA, BERITA-SULSEL.COM – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan berjanji akan menyiapkan lokasi khusus bagi para pedagang kaki lima di Jalan Syekh Yusuf, Sungguminasa.
Penertiban ini bertujuan mengciptakan keindahan dan kenyamana bagi masyarakat, termasuk pengguna jalan.
Bupati termuda di Indonesia Timur mengaku akan akan menyiapkan lokasi jualan bagi para pedagang yang terdaftar, bukan penjual dadakan.
“Kalau dari masjid, sebelah kiri nanti akan disiapkan space untuk penjual yang sudah terdaftar,” tegas Adnan di Sungguminasa.
Kata Adnan, banyak pedagang tidak menjaga kebersihan usai melakukan aktifitas jual-beli. Akibatnya, sampah berserakan di sepanjang
“Bagusji kalau sudah menjual mereka akan bersihkan sampahnya, ini kalau sudah berjualan malah buang sampah sembarangan, sudah beberapa kali ditegur, tapi tidak mau mendengar, konsekuensinya kalau tidak mendengar ya dilarang berjualan,” jelasnya.
Adnan menjelaskan, lokasi jualan yang disiapkan nantinya, tidak bersifat permanen. Lokasi hanya digunakan ketika para pedagang kaki lima hendak berjualan. Sebab, Pemerintah Gowa tengah membangun 90 booth permanen khusus pedagang kuliner di Syech Yusuf Discovery.
“Kita akan sediakan 90 booth di lapangan syekh yusuf, yang nantinya semacam food court kan, nantinya seperti pusat kuliner tradisional. Jadi semua penjual yang ada di sekitaran jalan tumanurung, agus salim, masjid raya ini sudah didata,” jelasnya.
Namun, untuk pedagang yang berjualan pada waktu Car Free Day, bupati mengatakan, tidak ada perubahan tempat. Hanya pihaknya lebih tegas lagi dengan cara memberikan surat pernyataan untuk waktu berjualan selesai pada pukul 10.00 Wita. (An).
Comment