MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah Fakultas Bahasa dan Sastra UNM melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMP Negeri 2 Kabupaten Takalar.
Kegiatan ini melibatkan lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan judul PKM Pelatihan Cipta dan Baca Puisi Makassar Bagi Guru Bahasa Daerah Makassar di Kabupaten Takalar.
Ketua pelaksana PKM, Aswati Asri SPd MPd mengatakan, dalam melakukan pengabdian kepada masyarakat pihaknya dibantu dua orang dosen yakni Dr Kembong Daeng, M.Hum. dan Sakinah Fitri, S.Pd., M.Pd.
Kata dia, berdasarkan pengamatan dan wawancara dari beberapa guru mata pelajaran Bahasa Daerah Makassar di Kabupaten Takalar, umumnya sebagian besar guru terkesan menghindari pembelajaran menulis (cipta) puisi dan membaca puisi.
“Hal ini disebabkan guru merasa kurang mampu menulis dan membaca puisi. Sebagian guru merasa kurang kreatif dalam memilih dan menerapkan berbagai strategi pembelajaran menulis dan membaca puisi,” ujarnya, Senin (23/9/2019).
Sehingga, kata Aswati, pembelajaran menjadi kurang optimal. Siswa terkesan kurang kreatif, kurang berminat, kurang aktif selama proses pembelajaran berlangsung.
“Ruang imajinasi siswa masih terkungkung serta kepekaan batin siswa menyebabkan ia belum berhasil menemukan ruh puisi,” jelasnya.
Melalui pelatihan PKM ini, jelas Aswati, guru diharapkan memiliki kepercayaan diri dalam menulis (cipta) dan membaca puisi. Guru mampu menerapkan berbagai strategi yang inovatif dalam pembelajaran menulis dan membaca puisi.
Peserta yang ikut dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah guru Bahasa Daerah Makassar yang tergabung dalam MGMP Bahasa Daerah Makassar.
Jumlah peserta yang mengiikuti kegiatan Pelatihan sebanyak 50 orang dan pelaksanaannya dilakukan di SMP Negeri 2 Kabupaten Takalar.
“Respon peserta yang mengikuti pelatihan sangat antusias dan sangat bermanfaat bagi guru Bahasa Daerah Makassar, utamanya dalam hal penggunaan metode dan teknik cipta dan baca puisi Makassar, yang nantinya akan mereka terapkan dalam pembelajaran di dalam maupun di luar kelas,” ujarnya.
Comment