
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Anggota Komisi D Bidang Kesra DPRD Kota Makassar, Munir Mangkana mengamuk dan memarahi wartawan di kantornya. Ia mencari sejumlah termasuk wartawan Harian Radar Makassar, Rahma Amin.
Jumat, (29/4/2016), legislator Fraksi PDIP ini ribut mulut dengan Rahma soal tulisan beritanya yang mengatakan dirinya malas berkantor, termasuk mengikuti rapat.
“Mana bukti saya malas masuk kantor. Kalau menulis harus sesuai bukti,” ujar Munir kepada Rahma.
Dari pantauan berita-sulsel.com, Rahma yang menghadapi sikap Munir menjelaskan, semua berita yang ditulisnya berdasarkan data dan bukti yang ada, termasuk abses anggota DPRD.
Sebelumnya, Munir Mangkana disorot rekan-rekannya sesama anggota Komisi D atas sikapnya yang sering ‘lari-larian’ dan kerap tidak hadir. Munir dianggap tidak serius dan fokus mengikuti jalannya rapat dengan SKPD.
Satu anggota Komisi D asal Fraksi PPP Abdul Wahid menegur Munir saat rapat Komisi D bersama sejumlah mitra kerja di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev).
Munir yang baru datang setelah beberapa jam meninggalkan rapat, tiba-tiba heran karena rapatnya sudah ditutup.
“Kenapa cepat sekali. SKPD mana lagi yang akan dipanggil untuk melakukan evaluasi,” ujar Munir saat Ketua Komisi D Muzakkir Ali Djamil mengetuk palu sidang, petanda rapat telah ditutup.
Tiba-tiba, Wahid menyahut dan melontarkan nada kritik kepada Munir. “Makanya Pak, kalau rapat jangan keseringan pergi dan meninggalkan forum. Rapatnya, sudah selesai,” terangnya.
Sementara itu, ketua DPC PDIP Makassar, Bahar Machmud yang dikonfirmasi belum memberikan jawaban terkait sikap anggotanya.
Sebelumnya, Bahar memperingatkan setiap kadernya untuk menjalankan tugas dengan baik. Termasuk mereka yang mendapat amanah menjadi wakil rakyat. “Kalau ada yang tidak beres dengan anggota kami, termasuk di DPRD. Silahkan laporkan itu kepada kami,” ujarnya. (*)
Baca Juga
PDIP Makassar akan Reposisi Pengurus
Comment