Danny Pomanto Dengar Keluhan Warga di Rujabnya

Danny Pomanto
Danny Pomanto

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Rumah Jabatan (Rujab) adalah rumah bagi pejabat daerah yang memimpin pemerintahan di suatu Kabupaten/Kota, Rujab juga biasa dikunjungi oleh para tamu yang berkepentingan dengan pejabat daerah yang menghuni rumah tersebut.

Sebagai salah satu simbol negara, tentunya Rujab kepala daerah kerapa dijaga oleh penjagaan ketat para petugas keamanan. Siapapun yang ingin berkunjung perlu meminta izin kepada petugas keamanan yang bertugas setiap harinya.

Tetapi di Kota Makassar pemandangan itu berbeda dengan daerah lain di Indonesia, Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto setiap hari menerima tamu dari kalangan warga biasa untuk menyampaikan keluh kesah mereka tentang masalah yang sedang dihadapi oleh warga itu.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto bahagia rumah jabatannya dikunjungi oleh warganya. Kebahagian itu kata Danny sapaan akrabnya, ia bisa leluasa bersilaturahmi dan menyampaikan solusi dari masalah yang dihadapi warganya tersebut.

“Rumah Jabatan (Rujab) ini milik rakyat jadi warga bebas masuk Kesini karena saya bahagia mendengarkan semua keluh kesah dari masyarakat di sini,” akunya di Baruga Anging Mammiri saat sambutan acara Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Kopertis Wilayah XI. Rabu, (07/08/2016)

Tak hanya itu saja, Danny Pomanto juga senang jika setiap kegiatan yang berhubungan dengan masyarakat dilaksanakan di rumah jabatannya. Hal ini terbukti saat ia menghadiri acara Kopertis Wilayah XI Sulawesi yang mengadakan Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) dirujabnya.

“Saya paling bahagia jika Kopertis IX mempersatukan kita dalam program perlombaan tahunan dalam bidang keterampilan. Terima kasih kepada Ibu Kopertis IX dan sekertaris telah memilih Rujab sebagai tempat perlombaan,” pungkasnya.

Saat ini Kota Makassar sedang menyelenggarakan Makassar Internasional Eight Festival & Forum 2016 di Anjungan Pantai Losari Jalan Penghibur mulai tanggal 8 hingga 10 September, event ini memperkenalkan adat istiadat serta budaya Kota Makassar khususnya Provinsi Sulsel yang dihadiri oleh 18 negara.


Comment