Gerebek Sabung Ayam, Polisi di Bone Hanya Amankan Sandal Jepit

[caption id="attachment_13756" align="aligncenter" width="630"]Kasat Resktim bersama anggota perlihatkan barang bukti ayam dan sandal jepit Kasat Resktim bersama anggota perlihatkan barang bukti ayam dan sandal jepit[/caption] BONE, BERITA-SULSEL.COM - Gencar lakukan tangkapan, kali ini pihak Polres Bone terpaksa pulang tanpa pelaku setelah menggerebek judi sabung ayam di Desa Sanrego Kecamatan Mare, Sabtu (15/10/16) sekitar pukul 16.00 Wita. Penggerebekan yang dipimpin oleh Ipda Putut ini berawal dari informasi warga yang mengatakan kalau areal kebun tebu tersebut kerap dijadikan ajang judi sabung ayam. "Kami dapat info dari warga, hanya saja sebelum sempat menangkap para pelaku kabur duluan karena melihat kedatangan kami dari jauh" tutur Putut. Lokasi penangkapan yang dipenuhi pohon tebu menyulitkan Putut bersama lima anggotanya untuk menangkap pelaku. "Tebunya sudah tinggi, jadi pelaku sulit dilihat. Ada yang lari ke pematang dan ada juga yang sembunyi diantara pohon tebu" tambahnya. Baca Juga Pulang Kampung, Menteri Pertanian Curhat Didepan Bupati Bone Menteri Pertanian Panen Seribu Anak Sapi di Bone Diragukan Sehat, Penghuni Lapas Bone Batal Donor Darah Setelah hampir sejam menyisir lokasi, Putut bersama anggota kemudian pulang dengan membawa barang bukti taji, ayam yang digunakan pelaku, 15 unit sepeda motor dan 15 pasang sandal yang diduga milik pelaku. "Barang buktinya sudah diamankan di kantor, kalau pelaku lolos semua" singkat Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Hardjoko. (Eka)

Kasat Resktim bersama anggota perlihatkan barang bukti ayam dan sandal jepit
Kasat Resktim bersama anggota perlihatkan barang bukti ayam dan sandal jepit

BONE, BERITA-SULSEL.COM – Gencar lakukan tangkapan, kali ini pihak Polres Bone terpaksa pulang tanpa pelaku setelah menggerebek judi sabung ayam di Desa Sanrego Kecamatan Mare, Sabtu (15/10/16) sekitar pukul 16.00 Wita.

Penggerebekan yang dipimpin oleh Ipda Putut ini berawal dari informasi warga yang mengatakan kalau areal kebun tebu tersebut kerap dijadikan ajang judi sabung ayam.

“Kami dapat info dari warga, hanya saja sebelum sempat menangkap para pelaku kabur duluan karena melihat kedatangan kami dari jauh” tutur Putut.

Lokasi penangkapan yang dipenuhi pohon tebu menyulitkan Putut bersama lima anggotanya untuk menangkap pelaku.

“Tebunya sudah tinggi, jadi pelaku sulit dilihat. Ada yang lari ke pematang dan ada juga yang sembunyi diantara pohon tebu” tambahnya.

Baca Juga

Pulang Kampung, Menteri Pertanian Curhat Didepan Bupati Bone

Menteri Pertanian Panen Seribu Anak Sapi di Bone

Diragukan Sehat, Penghuni Lapas Bone Batal Donor Darah

Setelah hampir sejam menyisir lokasi, Putut bersama anggota kemudian pulang dengan membawa barang bukti taji, ayam yang digunakan pelaku, 15 unit sepeda motor dan 15 pasang sandal yang diduga milik pelaku.

“Barang buktinya sudah diamankan di kantor, kalau pelaku lolos semua” singkat Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Hardjoko. (Eka)


Comment