
BONE, BERITA-SULSEL.COM – Jika di bulan puasa kebanyakan orang mengurangi aktivitas sehari-hari untuk menjaga kesehatan tubuh agar ibadah tetap lancar, tidak demikian dengan para petugas Reskrim dari Unit Resmob Polres Bone.
Selama ramadhan, beberapa kasus pencurian sukses diungkap bahkan barang bukti hasil curian pun ditemukan meski harus keluar dari wilayah Kabupaten Bone demi tugas dan tanggungjawab sebagai penegak hukum.
Berada dibawah pimpinan Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Hardjoko, para anggota Unit Resmob yang terdiri dari empat unit ini kompak membagi tugas dan mengungkap kasus demi kasus.
“Ini semua untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat Bone biar slogan pemerintah Ayo ke Bone bisa terwujud,” ujar Hardjoko saat berkumpul bersama anggota Unit Resmob di Cafe 86, jalan Merdeka, Kelurahan Manurungnge Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone.
Tetap menjalankan tugas seperti biasa ditengah suasana bulan suci ramadhan, justru semakin mengeratkan hubungan para polisi muda ini.
“Kemarin waktu penangkapan ke Soppeng kami sempatkan sahur bersama di rumah makan” kata Akbar, salah seorang anggota Unit Resmob Polres Bone.
Tak hanya menahan haus dan lapar, puasa seyogyanya adalah menjaga hati dari amarah, dan hal ini pun ikut diterapkan oleh Hardjoko bersama para anggotanya.
“Kan ada namanya amar ma’ruf nahi munkar, jadi walaupun puasa harus tetap memberi hukuman pada pelaku kejahatan, ibadah jalan kerjaan juga jalan” terang Hardjoko.
Selama puasa, unit resmob sukses ungkap empat kasus pencurian dan para pelaku serta barang bukti saat ini sudah diamankan di Mapolres Bone. Hardjoko berharap angka kriminal di Kabupaten Bone bisa ditekan seminimal mungkin agar masyarakat Bone bisa merasa nyaman dan hidup tenang. (Eka)
Comment