Calon Tunggal di Palopo, Pemuda Ini Siap Cetak Baju Bergambar Kotak Kosong

ilustrasi

PALOPO, BERITA-SULSEL.COM – Andi Gazali, salah satu tokoh pemuda di Kota Palopo mengaku akan mencetak baju sebanyak 10 ribu lembar bergambar kotak kosong jika pelaksanaan pemilihan kepala daerah 2018 hanya satu calon.

“Baju tersebut sebagai perlawanan kepada beberapa partai ramai-ramai mendukung satu balon walikota Palopo 2018 mendatang,” ujarnya, Jumat (01/12/2017).

Kata dia, kampanye dukungan mencoblos kotak kosong adalah bagian demokrasi. Namun, jika calon tunggal terjadi, hal ini menunjukkan kemunduran demokrasi di Kota Palopo.

Terlepas dari kebedaraan calon tunggal, jelas Andi Gazali, masyarakarat bisa menang telak melawan kotak kosong. Hal ini menjadi pelajaran buruk perjalanan demokrasi. Demikian juga dengan proses sirkulasi elit di tingkat lokal yang sepertinya sedang mengalami krisis calon pemimpin.

Kata Gazali, calon tunggal menjadi bukti kuat langkah calon pemimpin publik dan kegagalan Parpol melakukan kaderisasi. Hal ini menjadi gambaran nyata perilaku partai politik yang cenderung bersikap pragmatis.

“Partai malas membangun demokrasi di tingkat lokal dengan menghadirkan alternatif pilihan untuk memilih pemimpin di daerah. Kondisi yang demikian ini, jelas akan melahirkan stigma buruk bahwa Parpol lebih mengedepankan politik transaksional di Pilkada,” ujarnya.

Fenomena calon tunggal mengindikasikan terjadi kemunduran dalam demokrasi diaras lokal.

“Seharusnya perhelatan Pilkada ini, masyarakat disajikan alternatif pilihan calon yang beragam pula, bukan sebaliknya dibatasi dengan keberadaan calon tunggal semata tanpa ada pilihan lain,” kata Gazali (hasdar)

 

 


Comment