PALOPO, BERITA SULSEL.COM – Pemerintah Kota Palopo melalui Dinas Lingkungan Hidup menggelar rapat koordinasi mengenai kegiatan pelaksanaan P2 Adipura di Auditorium Saokotae, Senin 05/03/ 2018.
Turut hadir pada rapat ini, PJS Walikota Palopo, Andi Arwin, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palopo, Rahmat, Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup Madya, DPLH Provinsi Sulawesi Selatan, Muh. Yunus, Staf Tekhnik DPLH Provinsi Sulawesi Selatan, Naharuddin, Kepala OPD Lingkup Kota Palopo, Camat dan Lurah se-Kota Palopo, dan Kepala Sekolah.
Andi Arwin, dalam arahannya menyampaikan guna meningkatkan kualitas yang sudah tersaji pada P2 Adipura, saat ini posisi Palopo sudah mencapai 75% di P2 Adipura.
“Perlu kiranya semua pihak di wilayah masing-masing untuk bersama mengawal proses P2 Adipura agar berjalan dengan lancar. Kita melihat titik pantau P2 Adipura Maret mendatang.
“Sehingga ini akan menjadi bahan evaluasi untuk melakukan pembenahan yang tentunya kita masih mempunyai kekurangan pada titik-titik pantau oleh sebab itu kita melakukan kerjasama,” lanjut Arwin.
Kata dia, terkait penilaian selama 10 hari kedepan pihaknya membuat perubahan, setidaknya setelah kita memasuki Kota Palopo banyak perubahan yang dilihat dan dirasakan.
Selain target adipura, apa yang dilakukan ini lebih pada memberikan kenyamanan bagi masyarakat Kota Palopo.
“Salah satu indikator kalau masyarakat sudah merasa nyaman berarti kita sudah sukses mengolah pemerintahan. Jadi mari kita sama – sama melihat bagaimana kerja kita selama ini, dan langkag awalnya di Adipura ini,”
Pembinaan Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup Madya, DPLH Provinsi Sulawesi Selatan, Muh. Yunus S. Sos pada kesempatan itu menyampaikan bahwa pekerjaan ini adalah bukan hanya pekerjaan untuk satu dinas, tetapi melainkan pekerjaan untuk kita semua.
“Kepada Kepala Sekolah agar bisa menyediakan beberapa tempat pemilahan sampah disetiap sekolah, dan begitupun juga kepada setiap permukiman/perumahan agar sampah basah dan kering bisa dipisahkan terutama sekolah-sekolah yang ada di Kota Palopo. Dan juga di Pasar seharusnya ada pengelolaan sampah dan WC harus dengan air mengalir, terutama pada tempat penjualan ikan,” jelasnya.
Hal yang sama dipertegas Staf Tekhnik DPLH Provinsi Sulawesi Selatan, Naharuddin SP kalau saat ini posisi Kota Palopo pada P1 Adipura mencapai penilaian 75, dan semoga P2 Adipura agar bisa lebih dari penilaian P1. Dimana lokasi titik pantau penilaian diantaranya pemilahan tempat sampah dan 3R yaitu Sekolah, TPA, Permukiman, Pasar, Terminal, Rumah sakit /Puskesmas, Perkantoran, Sungai, Hutan Kota, Taman Kota. (*)
Comment