Bupati Gowa Canangkan Gerakan Ayo Bersepeda

Bupati Gowa Canangkan Gerakan Ayo Bersepeda

GOWA, BERITA-SULSEL.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa kini resmi memulai gerakan hidup sehat dan hemat energi. Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mencanangkan gerakan “Ayo Bersepeda” dalam rangkaian program rutin Rabu Sehat di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Rabu (15/4).

Langkah ini merupakan tindak lanjut nyata dari arahan Presiden RI, Prabowo Subianto. Pemkab Gowa mengawali kebijakan tersebut di lingkup internal, khususnya bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hemat Energi dan Pererat Silaturahmi

Bupati Husniah menjelaskan bahwa gerakan ini bertujuan memberikan teladan langsung kepada masyarakat. Selain menyehatkan tubuh, bersepeda menjadi solusi efektif untuk menghemat konsumsi energi serta mengurangi kemacetan di jalan raya.

“Kami ingin membiasakan hidup sehat sekaligus mensosialisasikan pentingnya hemat energi. Oleh karena itu, ASN harus menjadi contoh agar aktivitas ini menjadi habit atau kebiasaan positif di tengah masyarakat,” ujar Husniah.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa bersepeda memiliki nilai sosial yang tinggi. Dengan mengayuh pedal, para pegawai dapat berinteraksi lebih dekat dan saling menyapa dengan warga sekitar sepanjang perjalanan.

“Bersepeda membuat kita lebih akrab dan bisa bersilaturahmi langsung dengan masyarakat. Nilai tambah seperti ini tentu tidak akan kita dapatkan jika hanya menggunakan kendaraan tertutup,” tambahnya.

Kebijakan WFH dan Dukungan UMKM

Meskipun mendorong penggunaan sepeda, pemerintah tetap bersikap fleksibel. Bagi ASN yang berdomisili jauh, mereka tetap dapat menyesuaikan kondisi fisik namun tetap memprioritaskan semangat Rabu Sehat.

Selain isu kesehatan, Bupati Talenrang juga kembali mengingatkan penerapan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan yang berlaku sejak 3 April 2026 ini bertujuan menciptakan budaya kerja yang efisien tanpa menurunkan kualitas pelayanan publik.

Menariknya, pencanangan ini juga menjadi ajang promosi bagi pelaku UMKM lokal. Pemkab Gowa menghadirkan berbagai kuliner tradisional seperti buroncong, bassang, hingga bakso di area kantor bupati.

“Kami sengaja melibatkan UMKM agar produk lokal semakin dikenal. Jadi, gerakan ini tidak hanya berdampak pada kesehatan dan lingkungan, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi kerakyatan,” tegas Bupati Gowa.

Berlaku Hingga Tingkat Desa

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gowa, Muh Sahir, menyatakan bahwa gerakan ini akan masif hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Pihaknya berharap seluruh ASN segera menindaklanjuti instruksi ini setiap hari Rabu.

Terkait teknis pelaksanaan, Sahir menjelaskan bahwa ASN yang tidak memiliki sepeda tetap bisa menggunakan kendaraan roda dua lainnya untuk sementara waktu. Namun, pihaknya tengah mengkaji sanksi bagi pegawai yang tetap bersikeras menggunakan kendaraan roda empat pada hari yang telah ditentukan tersebut.


Comment