Pendaftaran Tahap Pertama Berakhir Juli, STIE Wira Bhakti Buka Gelombang Kedua Awal Agustus

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Pendaftaran gelombang pertama Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Wira Bhakti Makassar berakhir 31 Juli 2018. Setelah itu dilakukan tes tulis dan wawancara.

Ketua I Bidang Akademik STIE Wira Bhakti Makassar, Dr Abdul Haris SE MSi mengatakan, tahun akademik 2018/2019 pihaknya menerima 500 mahasiswa baru. Jumlah tersebut akan terbagi di dua program studi, yakni Manajemen dan Akuntansi.

“Jika gelombang pertama tak memenuhi target, kami akan membuka pendaftaran gelombang kedua awal Agustus 2018. Hal tersebut dilakukan jika kuota yang disiapkan belum terpenuhi,” ujarnya, Rabu (25/7/2018).

Kata dia, pendaftar pertama akan mendapatkan layanan lebih, seperti diprioritas masuk lebih dulu, mendapatkan beasiswa dan masih banyak lagi. “Jumlah mahasiswa yang kami terima terbatas. Sehingga, pendaftar gelombang kedua bisa saja tak masuk jika kuota sudah terpenuhi,” ujarnya.

Kuota yang disiapkan, jelas Haris, disesuaikan dengan rasio dosen, fasilitas dan sarana prasana yang disiapkan STIE Wira Bhakti. “Kualitas lebih kami utamakan. Banyak mahasiswa bukan jaminan proses perkuliahan berkualitas,” ujarnya.

Akresitasi B

Program Studi (Prodi) Manajemen dan Akuntansi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Wira Bhakti terakreditasi B.

Dr Abdul Haris SE MSi mengatakan, akreditasi merupakan penentuan standar mutu dan penilaian suatu lembaga pendidikan pihak di luar yang independen.

Akreditasi sebagai upaya pemerintah untuk menstandarisasi dan menjamin mutu alumni perguruan tinggi sehingga kualitas lulusan antara perguruan tinggi tidak terlalu bervariasi dan sesuai kebutuhan kerja.

Kata Haris, akreditasi kedua Prodi di STIE Wira Bhakti didukung dengan sumber daya manusia dosen mumpuni, profesional dan ahli dibidangnya.

Perguruan Tinggi yang sudah terakreditasi juga menjadi media informasi bagi para calon mahasiswa atau orang tua, pasar kerja, dan organisasi penyandang dana mengenai kualitas PT serta lulusannya.

“Jadi Akreditasi sangat diperlukan untuk standar ukuran tentang mutu pendidikan pada suatu lembaga pendidikan perguruan tinggi, dimana setiap perguruan tinggi harus bisa meningkatkan mutu dan daya saing terhadap lulusan nya dan dapat menjamin tentang proses belajar mengajar,” jelasnya. (*)


Comment