Menuju Bone Inklusi, Cak Fu “Tempatkan Pemerintah Sebagai Kawan, Bukan Lawan”

BONE, BERITA-SULSEL.COM — Selaku konsultan The Asia Foundation (TAF), sudah sepantasnya Bahrul Fuad “Cak Fu” punya banyak nasehat dan berbagai pengalaman yang sayang untuk diabaikan.

Berkunjung untuk ketiga kalinya di Kabupaten Bone, Cak Fu menilai sudah ada perkembangan soal disabilitas yang diakomodir oleh Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia( PPDI) Bone, bekerjasama dengan Yayasan Mitra Bangsa (YASMIB) Sulawesi dan LPP Bone.

“Sudah bagus, dulu dengan Yasmib ada pelatihan penganggaran yg ramah disabiliats, sekarang sudah diterapkan. Secara umum yang urgen aksesibilitas, ekonomi harus jadi konsen karena banyak yang dibawah garis kemiskinan” pujinya.

Agenda Cak Fu berkunjung ke Bone antara lain bertemu dengan Kepala SKPD, sebab menurutnya banyak yang harus dibenahi terkait aksesibilitas disabilitas.

“Pemenuhan hak teman disabilitas butuh kerja kolaboratif, ada LSM, Pemerintah dan media. Persoalan utama sekarang adalah pandangan negatif, jadi media bisa mengubah mindset masyarakat dan mampu mendorong mereka bukan hanya sebagai objek. Pemerintah harus ditempatkan bukan sebagai lawan tapi kawan” tuturnya.

Kelemahan PPDI menurut Cak Fu saat ini adalah soal data, berapa besar dan banyak potensi disabilitas. Cak Fu berharap dengan terbentuknya Forum Penggerak Inklusi (FORGESI) ada data yang bisa dijadikan bukti.

Terkait pencalonan Ketua PPDI Bone, Andi Takdir, sebagai anggota DPRD Bone, Cak Fu berpesan agar nanti bisa lebih menyuarakan hak disabilitas. (eka)


Comment