Perempuan dengan Uang Panai Rp500 Juta Asal Jeneponto, Ternyata Mahasiswa STIE Wira Bhakti, Baru Saja Ujian Skripsi

Perempuan dengan Uang Panai Rp500 Juta Asal Jeneponto, Ternyata Mahasiswa STIE Wira Bhakti, Baru Saja Ujian Skripsi

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Hastuti, perempuan asal Kabupaten Jeneponto yang sempat heboh di Media sosial (medsos) karena diberi uang panaik atau mahar sebesar Rp500 juta oleh Muh Ridwan ternyata masih berstatus mahasiswa di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Wira Bhakti Makassar.

Hastuti terkenal di media sosial ini yang dilamar dengan uang panaik 500 Juta, beras satu ton, satu petak sawah, satu ekor kuda dan satu stell emas ini baru saja akan menyelesaikan studi dibilang ilmu Manajemen.

Video Ujian Skripsi Hastuti

Sabtu 13 Juli 2019, Hastuti terlihat mengikuti ujian skripsi dengan judul “Analisis kompetensi terhadap kinerja pegawai pada badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia Kabupaten Jeneponto. Ujian tersebut dilakukan gedung baru STIE Wira Bhakti Makassar, di Jalan AP Pettarani.

Saat dikonfirmasi setelah mengikuti ujian skripsi, Hastuti mengaku baru akan menyelesaikan studi. “Insya Allah saya akan ikut wisuda sarjana yang akan dilaksanakan STIE Wira Bhakti Makassar tanggal 3 Agustus 2019 mendatang,” ujarnya.

Ketua STIE Wira Bhakti Makassar, Dr Abdul Rahman SE MM mengatakan, sebelum dilakukan yudsium dan wisuda sarjana, setiap mahasiswa yang telah melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat mahasiswa dalam bentuk karya ilmiah atau skripsi harus mengikuti ujian akhir.

Kata Dr Abdul Rahman, sebelum menyelesaikan studinya, mahasiswa diwajibkan menulis sebuah karya tulis ilmiah dalam bentuk skripsi.

Seorang mahasiswa dianggap berkontribusi terhadap keilmuan, kata Dr Abdul Rahman, ketika mereka menulis skripsi. Karya ilmiah tersebut harus ditulis merujuk kepada hasil penelitian, tak boleh karangan bebas.

“Karya ilmiah yang baik harus memiliki tingkat orisinalitas atau temuan baru sehingga dapat memperkaya keilmuan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I Bidang Akademik STIE Wira Bhakti Makassar, Dr Abdul Haris SE MSi mengatakan, setiap mahasiswa yang telah mengikuti ujian hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk karya ilmiah dan dinyatakan lulus, mereka akan menjadi alumni.

Kata Dr Haris, alumni salah satu komponen penting dalam peningkatan mutu perguruan tinggi. Peningkatan didapatkan dari sumbang saran alumni terhadap beberapa aspek di kampus yang perlu dibenahi.

“Selain itu, ada sumbangan materi untuk kemajuan kegiatan keterampilan atau softskill adik tingkat,” ujarnya.(*)


Comment