MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Selain curah hujan tinggi, salah satu penyebab terjadinya genangan hingga banjir di sejumlah ruas jalan saat memasuki musim penghujan ialah sistem drainase yang buruk.
Demikian disampaikan Calon Wali Kota Makassar, Andi Mustaman menanggapi meningkatnya volume air di beberapa ruas jalan.
Kata Aman sapaan akrabnya, keberadaan drainase jangan hanya dianggap sebagai penggugur tanggungjawab saja. Namun, ada hal teknis yang perlu diperhatikan.
“Sering kita dapati drainase sempit dan terlalu dangkal. Sehingga, air yang berada di jalan atau suatu lahan tidak dapat tertampung dengan baik sebagaimana fungsinya. Wajar kalau anggapan yang muncul pemerintah sekedar menggugurkan tanggungjawab,” ujar Aman saat ditemui di Media Center Aman for Makassar, Senin (13/1/2020).
Eks Legislator DPRD Sulsel dua periode ini mengatakan, selain tidak memperhatikan aspek teknis, juga minim perawatan dan abai dari segi pengelolaan.
“Drainase ini harusnya sudah tidak usah dibahas lagi. Kita kurang belajar apa lagi dari negara luar. Sering terima tamu dari negara lain inilah itulah. Memangnya apa yang dibahas. Masa teknis pembangunan dari drainase saja kita belum paham,” terangnya.
Melihat kondisi ini, Andi Mustaman telah mencangkan sebuah program dalam mengatasi persoalan debit air yang sering meningkat kala musim penghujan.
“Programnya yakni pembangunan sistem drainase yang terintegrasi. Selain itu, nanti ada tim khusus setiap RT/RW yang akan diberdayakan untuk memantau setiap satu minggu sekali, memastikan tidak ada saluran yang tersumbat,” pungkasnya.
Comment