MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Rumah Sakit Labuang Baji Makassar mengapresiasi kinerja Satuan Tugas (Satgas) Covid 19 Universitas Negeri Makassar (UNM). Apresiasi itu disampaikan langsung Direktur Rumah Sakit Labuang Baji Makassar, Dr. Andi Mappatoba saat menerima sejumlah bantuan alat pelindung diri (APD) dari Satgas Covid 19 UNM.
“Terima kasih atas bantuan, perhatian kepada kami dalam menjalankan amanah merawat dan menangani pasien covid 19, PDP, ODP, dan OTG,” kata Andi Mappatoba saat menerima bantuan tersebut.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan tim Satgas Covid 19 UNM, Andi Muhammad Taufik Ali. Pada kesempatan tersebut diserahkan APD berupa baju hazmat dan face shield.
Terpisah, Ketua Satgas Covid 19 UNM, Prof Dr Muhammad Yahya, M.Kes., M.Eng menyatakan, seluruh APD yang diserahkan diproduksi di lingkungan Universitas Negeri Makassar.
“Baju Hazmat dan face shield ini diproduksi di internal kita Universitas Negeri Makassar. Produksinya kita lihat kebutuhan para pejuang, para tenaga medis yang ada di lapangan, “ ucapnya.
Sebelumnya, Rektor Universitas Negeri Makassar, Prof Dr Husain Syam MTP, menyampaikan kepeduliannya kepada tenaga medis yang berjuang menangani Covid 19. Dikatakan, UNM akan selalu mengambil peran untuk memberikan dukungan kepada para tenaga medis yang berjuang menangani pandemic Covid 19.
“Kita bantu tenaga medis kita, mereka pejuang di garda terdepan. Kita berikan bantuan semampu kita. Dukungan ini tentu berharga. Mereka berjuang dan kita sangat peduli dengan mereka,” imbuh Prof Husain.
Bukan hanya Rumah Sakit Labuang Baji, sejumlah tenaga medis dari berbagai puskesmas dan rumah sakit juga menyampaikan apresiasi atas kepedulian Satgas Covid 19 UNM.
Bantuan berupa APD memang tidak hanya dibagikan ke tenaga medis yang ada di Kota Makassar, sejumlah APD juga diberikan kepada tenaga medis dari beberapa kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Bahkan sejumlah permintaan datang dari Pulau Kalimantan.
Bukan hanya kepada para tenaga medis, Satgas Covid 19 UNM juga memberikan bantuan kepada masyarakat umum. Bantuan tersebut berupa bahan pokok. (*)
Comment