Dewan Minta Appi-Aliyah Pilih Kadis yang Siap Layani Masyarakat 24 Jam

Muchlis Misbah

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – DPRD Kota Makassar berharap Kepala Dinas (Kadis) yang bakal menjadi bagian dari kabinet kerja Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham (Appi-Aliyah atau Mulia) adalah mereka yang responsif terhadap kepentingan rakyat.

Hal tersebut menjadi masukan para fraksi DPRD Makassar saat mereka diundang dalam rangka silaturahmi dengan Appi-Aliyah belum lama ini.

Bendahara Fraksi Mulia DPRD Kota Makassar, Muchlis Misbah mengatakan, dalam silaturahmi tersebut, para anggota dewan yang hadir memberikan sejumlah masukan konstruktif buat pemerintahan mereka ke depan.

“Waktu itu Pak Appi minta masukan dan saran dari fraksi bahkan pada saat itu bukan lagi fraksi tapi per partai. Semua partai memberikan masukan kecuali Partai NasDem karena lagi Bimtek pada saat itu,” ujarnya.

“Partai dan fraksi lain memberikan masukan dan masukan itu Pak Appi sudah catat apa-apa yang harus dilakukan untuk kebaikan Kota Makassar,” tambah Sekretaris Partai Hanura Makassar itu, saat dimintai keterangan, Senin (10/2/2025).

Banyak masukan dari para fraksi dan partai untuk Appi. Salah satunya yang paling penting adalah meminta Appi-Aliyah untuk memilih Kepala Dinas di lingkungan OPD yang bisa cepat tanggap dalam menindaklanjuti kepentingan rakyat.

“Ada yang memberikan masukan Kepala Dinas orangnya yang benar-benar responsif terhadap kebutuhan masyarakat. kalau ditelepon angkat telepon, jangan angkat kepala dinas yang malas angkat telepon, yang malas bekerja untuk rakyat,” ujarnya.

“Jadi salah satu persyaratan menjadi kepala dinasnya Appi adalah siap mengangkat telepon 24 jam untuk rakyat. Itu usulannya para fraksi. Responsif lah demi melayani kebutuhan masyarakat bukan yang lain,” tambah Muchlis.

Anggota DPRD Makassar mengharapkan kabinet yang disusun oleh Appi-Aliyah adalah mereka yang bersedia melayani masyarakat selama 24 jam.

“Karena kami anggota DPRD kalau menelpon tidak minta uang ji. Jadi kami berharap Kepala Dinas yang akan ditempatkan di kabinetnya Pak Appi yang responsif terhadap masyarakat 24 jam,” tegas Muchlis.

Dalam silaturahmi antara DPRD Makassar dan Appi-Aliyah, ada banyak masukan yang diberikan oleh masing-masing fraksi dan perwakilan partai.

Sebagai juru bicara dari Partai Hanura Makassar, Muchlis Misbah berharap Appi-Aliyah dapat menyiapkan anggaran untuk membeli lahan pekuburan yang baru.

“Saya saat itu juru bicara dari Partai Hanura saya meminta pada Pemerintah Kota untuk segera mempersiapkan lahan pekuburan tentunya dengan Wali Kota baru. Menyiapkan anggaran untuk pembeliannya. Karena tidak bisa ditunda lagi karena ini sudah habis lahannya, sudah full,” ujarnya.

Masalah krisis lahan pemakaman di Makassar telah lama menjadi sorotan Muchlis. Saat ini lahan pemakaman di Kota Daeng telah mencapai kapasitas maksimum dan memerlukan penambahan lahan baru untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Muchlis Misbah, menyampaikan bahwa penambahan lahan pemakaman harus menjadi prioritas pada tahun 2025, mengingat kondisi pekuburan yang ada tidak lagi mampu menampung jenazah baru.

Ia berharap pemerintahan yang baru kelak bisa segera menyusun rencana strategis untuk pengadaan lahan pemakaman baru di Kota Makassar.

“Tempat pemakaman umum (TPU) yang ada saat ini sudah mencapai kapasitas maksimum untuk menampung jenazah. Kita berharap Walikota terpilih melalui dinas terkait segera melakukan perencanaan pemulihan lahan permakaman,” ujarnya.


Comment