JAKARTA, BERITA-SULSEL.COM — Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) resmi mengesahkan sembilan komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat periode 2026–2029. Anggota DPR memberikan persetujuan tersebut dalam Rapat Paripurna setelah menindaklanjuti laporan fit and proper test dari Komisi I DPR RI.
Menariknya, nama Muhammad Hasrul Hasan kembali muncul dalam daftar komisioner terpilih. Sosok petahana (incumbent) yang bertugas pada periode 2023–2026 ini berhasil meraih kepercayaan parlemen untuk melanjutkan agenda pengawasan penyiaran nasional hingga tiga tahun ke depan.
Sebelum mengesahkan nama-nama tersebut, Komisi I DPR RI menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap puluhan kandidat. Selanjutnya, para anggota dewan menilai rekam jejak, visi, serta gagasan pengembangan penyiaran dari setiap peserta. Hasilnya, musyawarah Komisi I menetapkan sembilan nama terbaik.
Daftar 9 Komisioner KPI Pusat Periode 2026–2029:
-
Tulus Santoso
-
Andi Sukmono
-
Fuji Samantha
-
Widi Kurniawan
-
Aliyah
-
Evri Rizqi Monarshi
-
Analisa
-
Amin Shabana
-
Muhammad Hasrul Hasan
Pengalaman Solid dan Tantangan Masa Depan
Keberhasilan Hasrul Hasan melenggang kembali ke KPI Pusat tentu berkat latar belakang pengalamannya yang matang di dunia media. Sebelum menembus level nasional, pria yang aktif di industri media ini mengawali kariernya di KPI Daerah Sulawesi Selatan. Oleh karena itu, publik menilai rekam jejak tersebut menjadi modal kuat baginya untuk mengawal sistem penyiaran Indonesia.
Oleh sebab itu, DPR RI menaruh harapan besar kepada seluruh komisioner baru ini. Parlemen meminta sembilan komisioner terpilih menjaga independensi lembaga, mengontrol kualitas konten media di era disrupsi digital, serta menciptakan iklim penyiaran yang sehat dan edukatif bagi seluruh rakyat Indonesia. ***
Comment