TAKALAR, BERITA-SULSEL.COM – Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menegaskan, dirinya mendapatkan hikmah saat mengikuti retret di Akmil Magelang usai dilantik sebagai Bupati Takalar Periode 2025-2030.
Hikmahnya menurut Daeng Manye, dirinya dapat bertemu dan menjalin koordinasi serta komunikasi dengan Bupati Fak-fak, Provinsi Papua Barat, sebuah kabupaten yang acapkali didatangi para nelayan dari Takalar, bahkan beberapa nelayan yang melaut mendapatkan berbagai masalah hingga kapalnya ditahan oleh pihak setempat.
Hal tersebut disampaikan Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye saat melakukan safari Ramadhan di Mesjid Nurul Iman Desa Aeng Batu Batu Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar, Jumat, (7/3/2025).
Kata dia, bertemu dan melakukan komunikasi dengan Bupati Fak Fak di saat mengikuti retret, dirinya sudah menyampaikan jika sekiranya ada masyarakat Takalar yang melaut hingga fak fak dan mendapatkan masalah, maka tidak perlu di persulit, bahkan jika perlu dimudahkan seluruh aktivitasnya.
“Insya Allah, masyarakat nelayan dari Takalar yang melaut hingga ke fak fak dan mendapatkan masalah, sepanjang masalah tersebut bukan merupakan tindak Kriminal, maka pemda Takalar akan membantu untuk memperlancar aktivitas melaut,” tegas Mohammad Firdaus Daeng Manye.
Pada kesempatan safari Ramadhan tersebut, salah seorang tokoh masyarakat Desa Aeng Batu Batu Wahyuddin Mapparenta, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dari Bupati Takalar, unsur Forkopimda dan Sekda Takalar.(“)
Comment