BANTEN, BERITA-SULSEL.COM— Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-6 dengan menggelar Seminar Hak Asasi Manusia (HAM) di Hotel Horison Ultima Ratu, Kota Serang, Banten, Minggu (8/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menegaskan peran strategis pers dalam menjaga demokrasi dan menjunjung tinggi nilai-nilai hak asasi manusia.
Seminar HAM tersebut menghadirkan sejumlah narasumber nasional, di antaranya Hendrayana Ahli dari Dewan Pers yang membahas aspek hukum pers, Satria Utama Batubara selaku akademisi Universitas Muhammadiyah Riau, serta Dino Umahuk, Kepala Bidang Jurnalisme Berkualitas JMSI. Turut hadir pula staf khusus Menteri Pertahanan, pengurus JMSI, mahasiswa, serta tamu undangan dari berbagai daerah.
Acara ini juga dihadiri Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) RI, Mugiyanto, serta Ketua Umum JMSI Dr. Teguh Santosa.
Dalam sambutannya, Mugiyanto menyampaikan ucapan selamat Hari Lahir ke-6 kepada JMSI sekaligus mengapresiasi kontribusi organisasi media tersebut dalam dunia pers nasional.
“Saya berharap JMSI semakin besar dan tidak hanya menjadi jaringan perusahaan media yang sekadar menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjalankan tanggung jawab negara sebagaimana diamanatkan oleh konstitusi,” ujar Mugiyanto.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Pers Nasional (HPN) dan mengapresiasi peran insan pers dalam menjaga demokrasi, menegakkan nilai-nilai HAM, serta mencerdaskan kehidupan bangsa.
Menurut Mugiyanto, pers memiliki peran publik yang sangat strategis. Media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pilar penting dalam memastikan nilai-nilai demokrasi dan hak asasi manusia tetap terjaga.
“Pers adalah bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas yang berbasis pada penghormatan HAM, profesionalisme, serta tanggung jawab sosial,” katanya.
Ia menilai penyelenggaraan Seminar HAM oleh JMSI menjadi langkah konkret dalam memperkuat literasi hak asasi manusia di kalangan insan pers dan masyarakat luas.
Peringatan Harlah ke-6 JMSI ini diharapkan semakin memperkuat peran media siber sebagai mitra kritis dan konstruktif dalam mengawal kebijakan publik, demokrasi, serta perlindungan hak asasi manusia di Indonesia.
Comment