Sidak 4 Rumah Sakit, Komisi IV DPRD Bone Ingatkan Pentingnya Nyawa Ketimbang Administrasi

Sidak 4 Rumah Sakit, Komisi IV DPRD Bone Ingatkan Pentingnya Nyawa Ketimbang Administrasi

BONE, BERITA-SULSEL.COM — Menyikapi masih banyaknya keluhan masyarakat khususnya Kabupaten Bone terkait pelayanan pasien di beberapa rumah sakit, anggota Komisi IV DPDR Bone akhirnya lakukan inspeksi dadakan (sidak) ke sejumlah rumah sakit. Sidak ini untuk memastikan pelayanan sudah sesuai standar KRIS JKN (Kelas Rawat Inap Standar Jaminan Kesehatan Nasional).

Kunjungan pertama, anggota DPRD mendatangi pasien dan melihat langsung kondisi mereka di RSUD Tenriawaru Bone, Selasa (10/2/26), pagi. Ketua Komisi IV DPRD Bone, Andi Muhammad Salam atau yang akrab disapa Lilo Ak, membuka satu persatu pintu kamar perawatan memastikan pasien terlayani dengan baik.

Sidak 4 Rumah Sakit, Komisi IV DPRD Bone Ingatkan Pentingnya Nyawa Ketimbang Administrasi

“Ini kami datang berkunjung untuk memastikan supaya tidak ada lagi pasien yang tidak terlayani dengan baik. Semuanya harus sesuai standar KRIS JKN, apalagi kesehatan itu pelayanan dasar, semua masyarakat berhak dilayani,” kata Lilo Ak.

Usai memastikan pelayanan di RSUD Tenriawaru, Lilo Ak bersama anggota Komisi IV lainnya, yakni Muksim, Seheruddin dan Faisal, kemudian mendatangi RS M. Yasin. Diterima langsung oleh Karumkit, Mayor Ckm dr. Ade Toni Feri Heryanto, Sp.PD, Lilo Ak menyampaikan pesan  agar nyawa pasien didahulukan ketimbang administrasi yang biasanya berbelit-belit. Harapan Komisi IV tersebut disambut optimis oleh Karumkit, Ade Toni.

“Salah satunya yang selalu jadi masalah itu, terlalu saklek terhadap aturan, kalau kami disini pada prinsipnya kadang administrasi belakangan, yang penting masuk dulu, rawat dulu,” ujarnya.

Dari segi pelayanan, Komisi IV sepakat banyak perkembangan dan mulai membaik. Muksim, anggota Komisi IV DPRD Bone, juga sempat menanyai beberapa pasien tentang pelayanan dan fasilitas yang mereka dapatkan di rumah sakit.

“Sudah tugas kami sebagai wakil rakyat memastikan pasien terlayani dengan baik, pelayanannya sekarang banyak berubah, sudah bagus, begitu juga fasilitasnya,” kata Muksim.

Untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Pancaitana, berharap kedepannya bisa menambah ruangan untuk pasien, termasuk penambahan bed atau ranjang pasien yang masih sangat terbatas. Selain itu, pasien juga kerap mengeluh keterlambatan dokter yang harus membagi waktu dengan jadwal pemeriksaan di rumah sakit lainnya. (eka)


Comment